Viral Akun Instagram Gibran Follow Judol, Setwapres Klarifikasi dan Laporkan ke Komdigi

Priscilla Austin

Viral Akun Instagram Gibran Follow Judol, Setwapres Klarifikasi dan Laporkan ke Komdigi
https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2024/11/13/wakil-presiden-ri-gibran-rakabuming-raka-saat-memberikan-sambutan-dalam-acara-sidang-raya-ke-18-persatuan-gereja-gereja-indone_169.png

beritahariini.news – Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) memberikan penjelasan resmi menyusul viralnya tangkapan layar yang menunjukkan akun Instagram milik Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka follow akun yang mempromosikan judi online (judol). Dalam pernyataan tertulis, Setwapres menegaskan bahwa fakta tersebut merupakan akibat dari perubahan identitas akun yang terjadi setelah diikuti, bukan karena Gibran secara sadar mengikuti akun bermuatan negatif.

Perubahan Nama Akun Jadi Sorotan

Menurut hasil penelusuran digital yang dilakukan oleh tim Setwapres, akun yang dipermasalahkan dibuat pada November 2022 dan telah mengalami perubahan nama hingga tujuh kali. Perubahan ini mengindikasikan bahwa akun tersebut awalnya tidak memiliki konten yang menyimpang, dan baru belakangan ini berubah menjadi akun promosi judi online.

“Riwayat perubahan nama tersebut mengindikasikan bahwa akun tersebut awalnya bukan merupakan akun yang memuat konten yang tidak sesuai seperti sekarang ini,” tulis Setwapres dalam siaran pers pada Rabu (4/6/2025).

BACA JUGA: Viral Tarif Parkir Motor Rp 5 Ribu di Bali, Perumda Bhukti Praja Sewakadarma Beri Penjelasan

Fenomena ini, lanjutnya, merupakan modus yang kerap digunakan oleh pelaku bisnis akun gelap, di mana akun yang sudah memiliki banyak pengikut akan diganti nama dan fungsi, bahkan kadang diperjualbelikan atau diretas untuk kepentingan komersial ilegal.

Akun Sudah Di-Unfollow dan Dilaporkan

Setwapres menyatakan bahwa akun tersebut telah segera di-unfollow oleh akun resmi Gibran setelah diketahui bahwa isinya tidak sesuai dengan norma yang berlaku. Tindakan cepat ini dilakukan demi menjaga integritas dan etika jabatan publik yang diemban.

“Sebagai tindak lanjut, akun tersebut kini telah di-unfollow oleh @gibran_rakabuming segera setelah diketahui bahwa akun tersebut memuat konten yang tidak sesuai,” tegas Setwapres.

Tidak hanya itu, akun tersebut juga telah dilaporkan ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) agar dapat segera diblokir atau ditutup permanen, untuk mencegah penyebaran lebih luas konten yang merugikan masyarakat.

“Akun tersebut telah dilaporkan ke Kementerian Komdigi agar dapat segera diblokir, sehingga tidak terus menyebarkan konten yang merugikan,” tambah pernyataan tersebut.

BACA JUGA: Waspadai Hoaks Vaksin TBC: Pemerintah Klarifikasi Informasi Keliru yang Beredar

Fenomena Perubahan Identitas Akun di Media Sosial

Setwapres turut mengingatkan bahwa fenomena perubahan identitas akun merupakan masalah umum yang terjadi di media sosial. Banyak akun publik yang awalnya memiliki konten netral atau bermanfaat, diubah menjadi akun penipuan, pornografi, atau promosi judi online, begitu mencapai jumlah pengikut tertentu.

Hal ini juga menjadi peringatan bagi tokoh publik dan masyarakat umum untuk secara berkala memantau daftar akun yang diikuti, serta melakukan audit digital terhadap aktivitas media sosial masing-masing.

Reaksi Publik dan Langkah Pencegahan

Viralnya peristiwa ini menjadi sorotan luas warganet, terutama mengingat Gibran merupakan figur publik dengan jabatan strategis sebagai Wapres RI dan memiliki basis pendukung yang besar. Meskipun telah diklarifikasi, banyak pihak mendesak agar standar keamanan akun media sosial tokoh publik ditingkatkan untuk mencegah hal serupa terulang.

Pakar media sosial juga mengimbau pentingnya:

  • Autentikasi dua faktor (2FA)

  • Manajemen akun oleh tim profesional

  • Audit berkala terhadap daftar akun yang diikuti

  • Filter konten otomatis berbasis AI dari platform media sosial itu sendiri

Kesimpulan

Peristiwa viral akun Gibran follow akun judol telah diklarifikasi secara komprehensif oleh pihak Setwapres. Berdasarkan hasil penelusuran, tindakan follow terjadi sebelum akun tersebut berubah identitas menjadi akun promosi judi online. Gibran pun langsung meng-unfollow akun tersebut dan melaporkannya ke Komdigi.

Kejadian ini menyoroti betapa pentingnya kehati-hatian dalam penggunaan media sosial, khususnya bagi pejabat negara. Pengawasan digital yang ketat dan regulasi akun yang lebih transparan perlu menjadi prioritas dalam era informasi terbuka saat ini.

Popular Post

NewsPolitik

Profil Ketua Komnas HAM Anis Hidayah: Aktivis Migran yang Kini Memimpin Lembaga Hak Asasi Tertinggi

beritahariini.news – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menetapkan susunan baru pimpinan dan subkomisi untuk periode 2022–2027. Keputusan ...

Viral

MUA Dea Lipa Akui Dirinya Pria Bernama Deni, Pihak Keluarga Sampaikan Permintaan Maaf

beritahariini.news – Polemik soal identitas asli MUA viral bernama Dea Lipa, atau yang dikenal publik sebagai Sister Hong Lombok, akhirnya ...

5 Fakta Kasus Bu Guru Salsa, Viral Gegara Ulah Pacar Online

Viral

5 Fakta Kasus Bu Guru Salsa, Viral Gegara Ulah Pacar Online

beritahariini.news – Kasus yang menimpa Salsa Anindya, guru honorer asal Jember, Jawa Timur, menjadi perbincangan publik setelah rekaman pribadinya tersebar ...

News

Heboh! Pondasi Tiang Listrik di Sambas Retak, Warga Temukan Isi Kelapa dan Serabut

beritahariini.news – Warga Desa Sarang Burung Usrat, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, digemparkan oleh temuan tak biasa pada pondasi ...

Gaya HidupLainnya

Cantiknya Olla Ramlan Saat Pamer Momen Liburan di Labuan Bajo

beritahariini.news – Artis dan presenter Olla Ramlan tengah menikmati momen liburan yang menenangkan di Labuan Bajo, salah satu destinasi wisata ...

Ekonomi

Proyek Batu Bara BUMN Dapat Pendanaan Rp 3,5 Triliun

beritahariini.news – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar milik negara yang tergabung dalam holding ...