beritahariini.news – Kisah perjalanan sukses penyanyi dangdut ternama Lesti Kejora ternyata tidak hanya menjadi inspirasi bagi para penggemarnya, tetapi juga memotivasi generasi muda untuk berani mengejar mimpi. Hal inilah yang dirasakan oleh Genia, peserta audisi asal Bandung yang mengikuti seleksi terbuka Dangdut Academy 7 (DA7) di Jakarta. Ia datang dengan penuh harapan, menjadikan Lesti sebagai teladan sekaligus simbol keberhasilan yang ingin ia raih melalui jalur serupa.
Motivasi Kuat dari Sosok Idola: Lesti Kejora
Dalam sesi audisi yang berlangsung di Kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Minggu (4 Mei 2025), Genia mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam DA7 berakar dari kekagumannya terhadap Lesti Kejora, penyanyi jebolan ajang yang sama. Selain berasal dari tanah Sunda, kedekatan emosional juga tumbuh karena Genia merasa memiliki latar belakang yang tak jauh berbeda.
“Kalau idola di DA sih Kak Lesti. Karena mungkin sama-sama dari Sunda, jadi termotivasi banget ikut audisi ini biar kayak Lesti. Bismillah, jenjang kariernya bisa kayak Lesti,” tutur Genia dengan penuh semangat.
Mengikuti audisi besar berskala nasional tentu menjadi tantangan tersendiri. Genia mengakui bahwa ia sempat dilanda rasa tidak percaya diri, apalagi melihat antusiasme ribuan peserta dari berbagai daerah. Namun, dorongan dari orang tua dan teman-teman membuatnya mantap untuk mencoba peruntungan.
“Sempat enggak nyangka saja, percaya enggak percaya ya ikutan. Tapi dorongan orang tua sih yang pertama, terus teman-teman juga,” ungkapnya.
Genia menambahkan bahwa meskipun sempat merasa deg-degan, ia tetap optimistis dan yakin bisa lolos audisi. Baginya, ini bukan sekadar ajang pencarian bakat, melainkan kesempatan emas yang telah lama ditunggu.
Bakat Turunan dan Mimpi Jadi Penyanyi
Tak hanya semangat, Genia juga membawa warisan bakat menyanyi dari sang ibu yang dulu kerap tampil dari satu panggung ke panggung lainnya. Dunia tarik suara sudah akrab dengannya sejak kecil, menjadikan audisi DA7 sebagai panggung alami untuk menunjukkan kemampuan.
“Kesempatan yang aku tunggu-tunggu sih, sudah lama. Kebetulan hobinya menyanyi dan ingin jadi penyanyi. Ibu nyanyi dari panggung saja, jadi menurun ke anak,” beber Genia.
Untuk menghadapi tantangan besar ini, Genia tidak hanya mengandalkan suara merdu, tapi juga mempersiapkan diri secara fisik dan mental. Ia menjalani rutinitas olahraga untuk menjaga stamina, serta memperbanyak hafalan lagu-lagu dangdut yang akan dibawakan di hadapan para juri.
“Mungkin lebih banyak olahraga, memperbanyak hafal lagu. Optimistis harus!” tegasnya.
Optimisme menjadi pegangan utama Genia dalam menapaki awal langkahnya di dunia hiburan tanah air. Keyakinan kuat serta dedikasi yang ditunjukkannya menjadi bekal berharga untuk melangkah lebih jauh.
DA7: Panggung Impian Para Bintang Dangdut Masa Depan
Dangdut Academy 7 bukan hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan platform bergengsi untuk menjaring bintang dangdut masa depan. Keikutsertaan Genia dan ribuan peserta lain mencerminkan semangat muda yang siap membawa warna baru bagi industri musik dangdut Indonesia.
Kehadiran figur inspiratif seperti Lesti Kejora telah membuka mata banyak pemuda daerah bahwa keberhasilan di panggung nasional bukanlah mimpi mustahil. Kini, giliran Genia yang mencoba menapaki jalan yang pernah dilalui idolanya itu, dengan harapan akan menjadi bintang besar selanjutnya.
Penutup: Semangat Genia Jadi Cermin Generasi Penuh Harapan
Kisah Genia adalah potret nyata bagaimana mimpi yang didorong oleh inspirasi, semangat, dan kerja keras bisa menjadi kenyataan. Dengan menjadikan Lesti Kejora sebagai panutan, Genia menyalakan semangat baru bagi generasi muda, khususnya dari daerah, untuk berani tampil dan berjuang di panggung besar.
Semoga langkah Genia menjadi awal perjalanan menuju kesuksesan yang lebih besar, sekaligus menginspirasi lebih banyak anak muda Indonesia untuk mengejar cita-cita tanpa ragu. Bagi Genia, dan mereka yang berani bermimpi panggung itu bukan milik siapa-siapa, melainkan milik mereka yang siap memperjuangkannya.
beritahariini.news – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menetapkan susunan baru pimpinan dan subkomisi untuk periode 2022–2027. Keputusan ...
beritahariini.news – Kasus yang menimpa Salsa Anindya, guru honorer asal Jember, Jawa Timur, menjadi perbincangan publik setelah rekaman pribadinya tersebar ...
beritahariini.news – Warga Desa Sarang Burung Usrat, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, digemparkan oleh temuan tak biasa pada pondasi ...