Strategi MGPA untuk Tingkatkan Antusiasme MotoGP Mandalika 2025

Priscilla Austin

Strategi MGPA untuk Tingkatkan Antusiasme MotoGP Mandalika 2025
https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2024/09/28/jorge-martin-tercepat-di-kualifikasi-motogp-mandalika-2024-2_169.jpeg?w=700&q=90

beritahariini.news – MotoGP Mandalika telah menjadi salah satu ajang balap motor paling bergengsi yang digelar di Indonesia sejak 2022. Namun, meskipun jumlah penonton terus meningkat setiap tahun, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai pengelola Sirkuit Mandalika terus berupaya memaksimalkan kapasitas penonton untuk MotoGP Mandalika 2025, yang akan digelar pada 5 Oktober mendatang. Berikut adalah strategi MGPA untuk meningkatkan jumlah penonton dan menyukseskan MotoGP Mandalika 2025.

1. Rekor Penonton MotoGP Mandalika

Sejak pertama kali digelar, MotoGP Mandalika mencatat jumlah penonton yang terus meningkat:

  • 2022: 102.801 penonton.
  • 2023: 102.929 penonton.
  • 2024: 120.000 penonton, yang menjadi rekor tertinggi hingga saat ini.

Namun, angka tersebut masih jauh dari kapasitas penuh Sirkuit Mandalika, yaitu 190.000 tempat duduk. Catatan penonton di Race Day (Minggu) pada 2024 hanya mencapai 60.709, sementara di hari Sabtu dengan Sprint Race dan kualifikasi hanya 46.481. Hal ini memotivasi MGPA untuk meningkatkan strategi guna menarik lebih banyak pengunjung pada tahun 2025.

2. Penyesuaian Strategi Tiket untuk Semua Kalangan

Salah satu langkah penting yang akan diambil MGPA adalah melakukan modifikasi pada klasifikasi tiket dengan memperkenalkan kategori Middle Class Hospitality. Langkah ini bertujuan untuk menjembatani kebutuhan penonton dari berbagai segmen ekonomi.

Harga Tiket Baru:

  • Middle Class Hospitality: Rp3,5 juta hingga Rp5 juta. Kategori ini menjadi pilihan alternatif yang lebih terjangkau dibandingkan Royal VIP Box (Rp15 juta hingga Rp25 juta).
  • Grandstand Beratap: Rp500 ribu.
  • Grandstand Tanpa Atap: Rp200 ribu.
  • General Admission: Rp50 ribu.

Dengan sistem subsidi silang ini, MGPA berharap lebih banyak masyarakat lokal maupun luar Lombok dapat menikmati MotoGP dengan harga tiket yang terjangkau.

BACA JUGA : Jenis Ultra Processed Food dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan

3. Fokus pada Transportasi dan Akomodasi

MGPA mengidentifikasi bahwa tingginya biaya transportasi dan akomodasi menjadi hambatan utama bagi calon penonton. Oleh karena itu, langkah-langkah strategis akan dilakukan untuk mengatasi kendala ini.

Langkah Strategis:

  • Kerjasama dengan Pemerintah NTB: MGPA bersama ITDC berencana menemui Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) yang baru dilantik untuk mencari solusi bersama. Harapannya, pemerintah daerah dapat memberikan subsidi untuk tiket pesawat selama MotoGP berlangsung.
  • Kontrol Harga Akomodasi: Upaya untuk menstabilkan harga hotel dan sewa mobil di Lombok selama penyelenggaraan MotoGP. Hal ini diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk datang.

Menurut Samsul Purba, Direktur Teknik dan Operasi MGPA, langkah ini sangat penting karena keuntungan utama dari penyelenggaraan MotoGP dirasakan langsung oleh Pemerintah Provinsi NTB dan masyarakat lokal.

4. Peran Infrastruktur dalam Kesuksesan MotoGP Mandalika

Infrastruktur juga menjadi perhatian MGPA untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan MotoGP 2025. Dengan jarak tempuh ke sirkuit yang berkisar di bawah dua jam dari pusat kota, MGPA menargetkan penonton harian mencapai 70 ribu orang. Untuk mencapainya, MGPA akan memanfaatkan daya dukung akomodasi di sekitar Lombok yang saat ini mampu menampung hingga 40 ribu orang.

5. Dukungan dari ITDC

ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) sebagai holding yang menaungi MGPA, turut berperan penting dalam mewujudkan keberhasilan MotoGP Mandalika 2025. Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menyatakan bahwa kolaborasi antara MGPA dan ITDC akan difokuskan pada pengurangan biaya operasional guna menekan harga tiket, sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat luas.

6. Middle Class Hospitality Kunci Keberhasilan

Middle Class Hospitality menjadi elemen utama dalam strategi peningkatan jumlah penonton. Dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan Royal VIP Box, kategori ini diharapkan menarik lebih banyak pengunjung yang ingin menikmati fasilitas eksklusif. Selain itu, pendapatan dari kategori ini dapat digunakan untuk mensubsidi tiket kelas lain, seperti Grandstand dan General Admission.

7. Harapan dan Target MGPA

Direktur Teknik dan Operasi MGPA, Samsul Purba, mengungkapkan bahwa target utama adalah meningkatkan jumlah penonton hingga mendekati kapasitas penuh Sirkuit Mandalika. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan swasta, menjadi kunci untuk mewujudkan hal ini.

“Harapan kami adalah menciptakan pengalaman MotoGP yang terjangkau dan nyaman bagi semua kalangan. Dengan begitu, MotoGP Mandalika dapat menjadi salah satu ajang balap motor paling diminati di dunia,” ujar Priandhi Satria.

Kesimpulan

MotoGP Mandalika 2025 tidak hanya menjadi ajang balap motor kelas dunia, tetapi juga peluang besar untuk mempromosikan Lombok sebagai destinasi wisata unggulan. Melalui penyesuaian harga tiket, subsidi biaya transportasi dan akomodasi, serta dukungan dari pemerintah dan masyarakat lokal, MGPA optimis dapat menciptakan rekor baru dalam sejarah MotoGP di Indonesia.

Popular Post

NewsPolitik

Profil Ketua Komnas HAM Anis Hidayah: Aktivis Migran yang Kini Memimpin Lembaga Hak Asasi Tertinggi

beritahariini.news – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menetapkan susunan baru pimpinan dan subkomisi untuk periode 2022–2027. Keputusan ...

Viral

MUA Dea Lipa Akui Dirinya Pria Bernama Deni, Pihak Keluarga Sampaikan Permintaan Maaf

beritahariini.news – Polemik soal identitas asli MUA viral bernama Dea Lipa, atau yang dikenal publik sebagai Sister Hong Lombok, akhirnya ...

5 Fakta Kasus Bu Guru Salsa, Viral Gegara Ulah Pacar Online

Viral

5 Fakta Kasus Bu Guru Salsa, Viral Gegara Ulah Pacar Online

beritahariini.news – Kasus yang menimpa Salsa Anindya, guru honorer asal Jember, Jawa Timur, menjadi perbincangan publik setelah rekaman pribadinya tersebar ...

News

Heboh! Pondasi Tiang Listrik di Sambas Retak, Warga Temukan Isi Kelapa dan Serabut

beritahariini.news – Warga Desa Sarang Burung Usrat, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, digemparkan oleh temuan tak biasa pada pondasi ...

Gaya HidupLainnya

Cantiknya Olla Ramlan Saat Pamer Momen Liburan di Labuan Bajo

beritahariini.news – Artis dan presenter Olla Ramlan tengah menikmati momen liburan yang menenangkan di Labuan Bajo, salah satu destinasi wisata ...

Ekonomi

Proyek Batu Bara BUMN Dapat Pendanaan Rp 3,5 Triliun

beritahariini.news – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar milik negara yang tergabung dalam holding ...