Sri Mulyani Diganti Purbaya Yudhi Sadewa, Netizen Ramai Soroti Reshuffle Kabinet Merah Putih

Priscilla Austin

Sri Mulyani Diganti Purbaya Yudhi Sadewa, Netizen Ramai Soroti Reshuffle Kabinet Merah Putih

beritahariini.news – Pergantian Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam reshuffle Kabinet Merah Putih pada Senin (8/9/2025) memicu gelombang reaksi publik. Nama Sri Mulyani langsung menjadi trending topic di platform media sosial X (sebelumnya Twitter), menghiasi linimasa dengan ribuan komentar dari netizen yang menyoroti perubahan besar di pos kementerian strategis tersebut.

Sri Mulyani Jadi Trending Topic Nasional

Berdasarkan pantauan, kata kunci “Sri Mulyani” berhasil menghimpun lebih dari 4.800 unggahan dalam hitungan jam setelah pengumuman resmi reshuffle. Mayoritas komentar netizen membahas sosok ekonom yang telah menjabat Menkeu selama dua periode pemerintahan sebelumnya, baik pro maupun kontra.

Sebagian netizen menilai pergantian Sri Mulyani merupakan keputusan mengejutkan karena reputasinya yang dikenal sebagai tokoh reformasi fiskal. Di sisi lain, ada pula yang beranggapan perubahan ini menjadi langkah strategis Presiden Prabowo dalam menyusun kabinet sesuai arah kebijakan pemerintahannya.

Tidak sedikit warganet yang mengaitkan pergantian ini dengan kondisi pasar modal. Beberapa komentar menyebutkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami tekanan usai kabar reshuffle mencuat. Hal ini memperlihatkan betapa besarnya pengaruh figur Sri Mulyani terhadap persepsi investor.

Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Jadi Menteri Keuangan

Dalam pelantikan yang digelar di Istana Negara pukul 16.00 WIB, Presiden Prabowo resmi menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani.

Purbaya bukanlah sosok baru di bidang ekonomi. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak September 2020 dengan masa jabatan lima tahun yang berakhir tepat bulan ini. Selama memimpin LPS, Purbaya dikenal aktif dalam menjaga stabilitas sektor perbankan, terutama saat menghadapi tekanan ekonomi akibat pandemi.

Pengalaman panjangnya di bidang keuangan publik dan riset ekonomi dinilai menjadi bekal penting dalam memimpin Kementerian Keuangan di era pemerintahan baru.

BACA JUGA : Yusril: RUU Perampasan Aset Masuk Prolegnas 2025–2026, Pemerintah Siap Bahas

Daftar Kementerian yang Mengalami Pergantian

Selain Kementerian Keuangan, reshuffle Kabinet Merah Putih kali ini juga merombak beberapa kementerian penting. Berikut daftar kementerian yang mengalami perubahan:

  1. Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan

  2. Kementerian Keuangan

  3. Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

  4. Kementerian Koperasi

  5. Kementerian Pemuda dan Olahraga

Selain itu, Presiden Prabowo juga mengumumkan pembentukan Kementerian Haji, lembaga baru yang akan mengurusi persoalan haji dan umrah secara lebih komprehensif.

Reaksi Pasar dan Ekonomi

Pergantian Sri Mulyani yang dikenal luas sebagai figur reformis fiskal memunculkan pertanyaan besar terkait arah kebijakan fiskal Indonesia ke depan. Banyak pengamat menyebut bahwa transisi kepemimpinan ini berpotensi menimbulkan volatilitas jangka pendek, khususnya di sektor pasar modal.

Sejumlah komentar netizen di X bahkan menyoroti langsung pergerakan IHSG yang sempat tergelincir usai kabar pergantian beredar. Hal ini menegaskan kuatnya asosiasi publik antara sosok Sri Mulyani dan stabilitas ekonomi nasional.

Namun, kalangan pendukung kebijakan baru menilai pergantian ini merupakan peluang bagi Kementerian Keuangan untuk melanjutkan reformasi fiskal dengan pendekatan berbeda. Purbaya diharapkan membawa semangat baru yang lebih selaras dengan visi pembangunan Presiden Prabowo.

BACA JUGA : Arus Balik Liburan Maulid Nabi, KCIC Prediksi 20 Ribu Penumpang Whoosh Memadati Perjalanan Malam

Profil Singkat Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya dikenal sebagai ekonom yang memiliki rekam jejak panjang di sektor publik. Sebelum menjabat sebagai Kepala LPS, ia pernah berkiprah di berbagai lembaga riset ekonomi dan pernah berperan dalam merumuskan kebijakan keuangan negara.

Sebagai Menteri Keuangan, tantangan besar menantinya, di antaranya:

  • Meningkatkan rasio pajak (tax ratio) yang stagnan dalam beberapa tahun terakhir.

  • Mengoptimalkan penerimaan negara tanpa menambah beban birokrasi.

  • Mengelola defisit anggaran dan utang publik agar tetap berada dalam batas aman.

  • Mendorong pertumbuhan ekonomi agar tetap terakselerasi di tengah ketidakpastian global.

Dengan latar belakang sebagai ahli fiskal, Purbaya menegaskan dirinya siap menerapkan kebijakan yang prudent namun tetap progresif dalam mendukung pembangunan nasional.

Sri Mulyani: Dari Reformasi Fiskal ke Purna Jabatan

Nama Sri Mulyani Indrawati tidak bisa dilepaskan dari reformasi fiskal Indonesia. Sejak menjabat sebagai Menteri Keuangan pada 2005–2010 di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kemudian kembali dipercaya oleh Presiden Joko Widodo pada 2016–2024, dan dilanjutkan pada awal pemerintahan Prabowo, ia telah menjadi simbol stabilitas kebijakan fiskal di mata investor internasional.

Di bawah kepemimpinannya, Indonesia berhasil mempertahankan predikat investment grade dari lembaga pemeringkat global serta menjaga defisit anggaran dalam batas aman meskipun menghadapi pandemi dan tekanan ekonomi global.

Tidak heran, warganet banyak yang mengekspresikan rasa terkejut sekaligus nostalgia ketika namanya tiba-tiba trending usai digantikan.

Reshuffle Kabinet Merah Putih pada 8 September 2025 menjadi momen penting dalam arah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pergantian Sri Mulyani dengan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan langsung memicu respons publik luas, hingga mendominasi trending topic di media sosial.

Sementara pasar modal sempat bereaksi negatif, optimisme tetap mengemuka bahwa Menteri Keuangan baru akan mampu melanjutkan tradisi kebijakan fiskal yang prudent sekaligus menghadirkan inovasi baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dengan pengalaman panjang di sektor keuangan, Purbaya kini mengemban tanggung jawab besar menjaga stabilitas fiskal sekaligus membuktikan dirinya mampu meneruskan jejak Sri Mulyani dalam membawa Indonesia menuju perekonomian yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Popular Post

NewsPolitik

Profil Ketua Komnas HAM Anis Hidayah: Aktivis Migran yang Kini Memimpin Lembaga Hak Asasi Tertinggi

beritahariini.news – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menetapkan susunan baru pimpinan dan subkomisi untuk periode 2022–2027. Keputusan ...

Viral

MUA Dea Lipa Akui Dirinya Pria Bernama Deni, Pihak Keluarga Sampaikan Permintaan Maaf

beritahariini.news – Polemik soal identitas asli MUA viral bernama Dea Lipa, atau yang dikenal publik sebagai Sister Hong Lombok, akhirnya ...

5 Fakta Kasus Bu Guru Salsa, Viral Gegara Ulah Pacar Online

Viral

5 Fakta Kasus Bu Guru Salsa, Viral Gegara Ulah Pacar Online

beritahariini.news – Kasus yang menimpa Salsa Anindya, guru honorer asal Jember, Jawa Timur, menjadi perbincangan publik setelah rekaman pribadinya tersebar ...

News

Heboh! Pondasi Tiang Listrik di Sambas Retak, Warga Temukan Isi Kelapa dan Serabut

beritahariini.news – Warga Desa Sarang Burung Usrat, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, digemparkan oleh temuan tak biasa pada pondasi ...

Gaya HidupLainnya

Cantiknya Olla Ramlan Saat Pamer Momen Liburan di Labuan Bajo

beritahariini.news – Artis dan presenter Olla Ramlan tengah menikmati momen liburan yang menenangkan di Labuan Bajo, salah satu destinasi wisata ...

Ekonomi

Proyek Batu Bara BUMN Dapat Pendanaan Rp 3,5 Triliun

beritahariini.news – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar milik negara yang tergabung dalam holding ...