Kampung Ceria Anak Merdeka 2025, Kahiyang Ayu Semangati Anak PAUD Jadi Generasi Hebat

Priscilla Austin

Foto Kahiyang Ayu.

beritahariini.news – Suasana penuh warna dan keceriaan menyelimuti area Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Minggu (2/11). Ratusan anak usia dini dari berbagai daerah tampak antusias mengikuti rangkaian acara “Kampung Ceria Anak Merdeka 2025”, sebuah kegiatan yang digagas untuk memperingati Hari Anak Nasional sekaligus menumbuhkan semangat generasi muda sejak usia dini.

Salah satu yang menarik perhatian publik adalah kehadiran Kahiyang Ayu, putri Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo. Dalam acara tersebut, Kahiyang hadir sebagai tamu kehormatan sekaligus pembicara inspiratif yang memberikan semangat kepada anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) agar tumbuh menjadi generasi hebat, berkarakter, dan cinta Tanah Air.

Ajak Anak Indonesia Amalkan Ikrar Anak Hebat

Dalam sambutannya, Kahiyang Ayu menekankan pentingnya peran keluarga dan lembaga PAUD dalam membentuk karakter anak sejak dini. Ia mengajak seluruh anak-anak untuk meneladani nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan cinta lingkungan.

“Anak-anak Indonesia adalah penerus masa depan bangsa. Sejak kecil, mereka perlu diajarkan untuk mandiri, saling menghormati, dan berani bermimpi. Itulah arti sesungguhnya dari anak merdeka,” ujar Kahiyang di hadapan para peserta dan guru pendamping.

Ia juga memimpin pembacaan “Ikrar Anak Indonesia Hebat”, sebuah deklarasi yang berisi pesan moral agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi jujur, rajin belajar, dan mencintai keberagaman. Suasana haru dan bangga pun menyelimuti area acara ketika ratusan anak PAUD dengan lantang mengucapkan ikrar tersebut sambil melambaikan bendera merah putih kecil.

Baca Juga: Korban Tewas di Gaza Saat Gencatan Senjata Bertambah Jadi 30 Orang

Wadah Edukasi dan Kreativitas Anak

Acara “Kampung Ceria Anak Merdeka 2025” diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bekerja sama dengan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi anak-anak mengekspresikan kreativitas dan mengenal nilai-nilai kebangsaan melalui permainan edukatif, seni budaya, serta kegiatan sosial.

Beragam aktivitas menarik disiapkan di area acara, seperti lomba menggambar “Mimpiku untuk Indonesia”, parade pakaian adat, permainan tradisional, hingga pameran karya anak-anak PAUD dari berbagai provinsi.

Ketua Panitia, Rina Wardhani, menjelaskan bahwa konsep “kampung ceria” dipilih untuk menggambarkan semangat inklusif dan keceriaan khas anak-anak Indonesia.

“Kami ingin mengembalikan semangat bermain sambil belajar. Di era digital ini, anak-anak perlu lebih banyak berinteraksi langsung, belajar dari alam, dari teman, dan dari nilai-nilai budaya bangsa,” kata Rina.

Pesan untuk Guru dan Orang Tua

Selain menjadi ajang bagi anak-anak, acara ini juga diisi dengan seminar parenting dan pelatihan singkat bagi para guru PAUD. Kahiyang Ayu dalam sesi diskusi bersama orang tua menegaskan bahwa pembentukan karakter anak tidak hanya menjadi tugas sekolah, tetapi juga tanggung jawab keluarga.

“Peran orang tua adalah pondasi utama. Anak belajar dari apa yang mereka lihat. Kalau orang tua memberi contoh baik, anak akan meniru. Mari kita ciptakan lingkungan yang penuh kasih dan positif,” pesan Kahiyang.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik PAUD yang tanpa lelah mendidik anak-anak di masa golden age, masa paling penting dalam perkembangan karakter dan kecerdasan emosional.

“Guru PAUD adalah pahlawan tanpa tanda jasa bagi generasi masa depan. Terima kasih sudah mendampingi anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang berani, cerdas, dan berakhlak,” tambahnya.

Dimeriahkan oleh Penampilan Seni Anak Nusantara

Acara juga dimeriahkan dengan penampilan seni dari berbagai daerah. Anak-anak menari tarian tradisional seperti Tari Sajojo dari Papua, Tari Gambyong dari Jawa Tengah, hingga Tari Cendrawasih dari Bali.

Selain itu, ada pula pertunjukan dongeng interaktif dengan tema “Petualangan Anak Merdeka” yang mengajarkan nilai kejujuran dan kerja sama. Pertunjukan ini berhasil memukau anak-anak yang menonton dengan penuh tawa dan semangat.

Di akhir acara, Kahiyang turut bergabung dalam kegiatan menggambar bersama anak-anak, menggambar pohon besar dengan tema “Pohon Cita-Cita Indonesia Hebat”. Setiap anak menempelkan daun kertas berisi cita-cita mereka di pohon tersebut, mulai dari ingin menjadi dokter, guru, hingga presiden.

Baca Juga: Heboh Kepala SPPG di Bekasi Diduga Lecehkan-Aniaya Karyawati

Dorongan untuk Pemerataan Akses PAUD

Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk terus mendorong pemerataan akses pendidikan anak usia dini di seluruh Indonesia. Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek, Iwan Syahril, menegaskan bahwa program PAUD berkualitas adalah kunci untuk membangun sumber daya manusia unggul.

“Kita ingin semua anak Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dengan gembira dan bermakna. Program seperti Kampung Ceria Anak Merdeka ini menjadi simbol dari semangat itu,” ujarnya.

Pemerintah, lanjut Iwan, juga terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam penyediaan sarana PAUD, pelatihan guru, dan dukungan nutrisi anak usia dini agar tumbuh optimal secara fisik dan mental.

Harapan untuk Masa Depan Anak Indonesia

Menutup acara, Kahiyang Ayu berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap pendidikan anak usia dini.

“Saya percaya, anak-anak yang bahagia hari ini akan menjadi pemimpin hebat di masa depan. Mari bersama-sama kita jadikan Indonesia rumah yang aman, penuh cinta, dan penuh semangat belajar bagi setiap anak,” ungkapnya.

Kegiatan Kampung Ceria Anak Merdeka 2025 pun ditutup dengan parade balon merah putih dan lagu “Indonesia Pusaka” yang dinyanyikan bersama-sama. Sorak gembira anak-anak mengiringi akhir acara, mencerminkan semangat baru menuju Indonesia Emas 2045.

Popular Post

NewsPolitik

Profil Ketua Komnas HAM Anis Hidayah: Aktivis Migran yang Kini Memimpin Lembaga Hak Asasi Tertinggi

beritahariini.news – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menetapkan susunan baru pimpinan dan subkomisi untuk periode 2022–2027. Keputusan ...

Viral

MUA Dea Lipa Akui Dirinya Pria Bernama Deni, Pihak Keluarga Sampaikan Permintaan Maaf

beritahariini.news – Polemik soal identitas asli MUA viral bernama Dea Lipa, atau yang dikenal publik sebagai Sister Hong Lombok, akhirnya ...

5 Fakta Kasus Bu Guru Salsa, Viral Gegara Ulah Pacar Online

Viral

5 Fakta Kasus Bu Guru Salsa, Viral Gegara Ulah Pacar Online

beritahariini.news – Kasus yang menimpa Salsa Anindya, guru honorer asal Jember, Jawa Timur, menjadi perbincangan publik setelah rekaman pribadinya tersebar ...

News

Heboh! Pondasi Tiang Listrik di Sambas Retak, Warga Temukan Isi Kelapa dan Serabut

beritahariini.news – Warga Desa Sarang Burung Usrat, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, digemparkan oleh temuan tak biasa pada pondasi ...

Gaya HidupLainnya

Cantiknya Olla Ramlan Saat Pamer Momen Liburan di Labuan Bajo

beritahariini.news – Artis dan presenter Olla Ramlan tengah menikmati momen liburan yang menenangkan di Labuan Bajo, salah satu destinasi wisata ...

Ekonomi

Proyek Batu Bara BUMN Dapat Pendanaan Rp 3,5 Triliun

beritahariini.news – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar milik negara yang tergabung dalam holding ...