Indonesia dan Turki Jalin Kerja Sama Produksi Film Sejarah: Angkat Hubungan Era Ottoman

Priscilla Austin

Indonesia dan Turki Jalin Kerja Sama Produksi Film Sejarah: Angkat Hubungan Era Ottoman
https://akcdn.detik.net.id/visual/2025/04/10/prabowo-subianti-pidato-di-parlemen-turki-1744296899446_169.jpeg?w=650&q=80

beritahariini.news – Pemerintah Indonesia dan Turki sepakat mempererat hubungan bilateral melalui kerja sama strategis di sektor kebudayaan, khususnya dalam produksi film sejarah. Kesepakatan tersebut diumumkan saat kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Ankara sebagai bentuk balasan atas kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan ke Indonesia pada Februari 2025.

Salah satu bentuk nyata dari kerja sama ini adalah rencana produksi film kolaboratif yang akan mengangkat hubungan sejarah Indonesia dengan Kekaisaran Ottoman, mempertegas jejak historis diplomatik dan budaya kedua negara yang telah terjalin sejak abad ke-16.

Penandatanganan Perjanjian Kebudayaan Dua Negara

Dalam siaran pers resmi yang dirilis pada Jumat (11 April 2025), kolaborasi perfilman ini ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Turki. Penandatanganan ini mencakup berbagai sektor kebudayaan, dengan fokus utama pada proyek film sejarah sebagai bagian dari penguatan diplomasi budaya.

BACA JUGA : Film Horor Pabrik Gula Hadir dalam Dua Versi, Siap Tayang Perdana di Amerika Serikat

Langkah ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk mendorong pemajuan kebudayaan, memperkuat identitas bangsa, dan memperluas narasi sejarah yang selama ini kurang tereksplorasi dalam bentuk audio visual.

Mengangkat Jejak Sejarah Indonesia Ottoman

Rencana pembuatan film sejarah ini akan berfokus pada hubungan historis antara Indonesia dan Kekaisaran Ottoman, yang dimulai sejak abad ke-16. Dalam pidatonya di Gedung Parlemen Turki, Presiden Prabowo menekankan bahwa Turki merupakan salah satu bangsa pertama yang menjalin hubungan dengan Nusantara, bahkan sebelum lahirnya Republik Indonesia.

“Hubungan Indonesia dengan Turki sudah berlangsung sejak zaman Ottoman. Turki juga mendukung perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajahan Portugis,” ujar Presiden Prabowo.

Hubungan ini kemudian berlanjut hingga era modern, yang kemudian secara resmi dituangkan dalam bentuk hubungan diplomatik pada tahun 1950. Film ini diharapkan mampu menghidupkan kembali narasi sejarah tersebut dengan pendekatan visual yang kuat dan edukatif.

Misi Literasi Sejarah dan Diplomasi Budaya

Produksi film sejarah ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral, tetapi juga berperan dalam meningkatkan literasi sejarah generasi muda, baik di Indonesia maupun Turki. Dengan pendekatan sinematik yang menarik, diharapkan film ini dapat menjadi jembatan penghubung antara sejarah masa lalu dan semangat kolaborasi masa depan.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menyampaikan harapannya agar kerja sama ini menjadi titik awal bagi proyek-proyek kebudayaan lain yang melibatkan pertukaran kreatif antara kedua negara.

“Melalui film sejarah ini, kita ingin memperkenalkan kembali hubungan historis yang sangat penting, serta membangun pemahaman lintas budaya antara masyarakat Indonesia dan Turki,” tutur Fadli dalam pertemuannya dengan Mehmet Nuri Ersoy, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki.

Sinergi Budaya Lewat Industri Perfilman

Walaupun nama-nama aktor, sutradara, maupun rumah produksi yang terlibat belum diumumkan secara resmi, banyak pihak mengapresiasi inisiatif ini sebagai langkah konkret untuk memperluas jaringan kerja sama budaya antarnegara melalui industri film.

Industri film Turki yang telah dikenal secara global lewat serial sejarah dan epik seperti Ertuğrul dan Magnificent Century, dinilai mampu memberikan dimensi visual yang kuat dan bernuansa autentik dalam penggarapan proyek sejarah bersama Indonesia.

Sementara itu, Indonesia juga memiliki potensi besar dalam dunia perfilman, dengan sumber daya manusia kreatif, kekayaan sejarah, dan kisah perjuangan yang kuat, menjadikan kolaborasi ini sangat menjanjikan dari sisi artistik maupun pesan global yang ingin disampaikan.

Kontribusi pada Solidaritas Global dan Isu Palestina

Dalam konteks geopolitik, Presiden Prabowo juga menekankan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya membangun solidaritas global antarbangsa dalam memperjuangkan keadilan dan kesetaraan, termasuk dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Dengan kerja sama yang bersifat lintas budaya dan historis ini, Indonesia dan Turki berupaya menunjukkan bahwa diplomasi tidak hanya dapat dijalin melalui politik dan ekonomi, tetapi juga melalui medium budaya yang menyentuh langsung kesadaran kolektif masyarakat.

Kesimpulan

Kerja sama produksi film sejarah antara Indonesia dan Turki membuka lembaran baru dalam hubungan bilateral kedua negara. Melalui pendekatan sinema, kisah tentang kedekatan historis antara Nusantara dan Kekaisaran Ottoman akan dihidupkan kembali dalam layar lebar.

Selain menjadi sarana untuk memperkaya literasi sejarah masyarakat, proyek ini juga mempertegas komitmen kedua negara dalam membangun jembatan budaya, memperkuat diplomasi antarbangsa, serta menginspirasi dunia melalui kolaborasi kreatif.

Sumber: Indonesia dan Turki Akan Kerja Sama Garap Film Sejarah

Popular Post

NewsPolitik

Profil Ketua Komnas HAM Anis Hidayah: Aktivis Migran yang Kini Memimpin Lembaga Hak Asasi Tertinggi

beritahariini.news – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menetapkan susunan baru pimpinan dan subkomisi untuk periode 2022–2027. Keputusan ...

Viral

MUA Dea Lipa Akui Dirinya Pria Bernama Deni, Pihak Keluarga Sampaikan Permintaan Maaf

beritahariini.news – Polemik soal identitas asli MUA viral bernama Dea Lipa, atau yang dikenal publik sebagai Sister Hong Lombok, akhirnya ...

5 Fakta Kasus Bu Guru Salsa, Viral Gegara Ulah Pacar Online

Viral

5 Fakta Kasus Bu Guru Salsa, Viral Gegara Ulah Pacar Online

beritahariini.news – Kasus yang menimpa Salsa Anindya, guru honorer asal Jember, Jawa Timur, menjadi perbincangan publik setelah rekaman pribadinya tersebar ...

News

Heboh! Pondasi Tiang Listrik di Sambas Retak, Warga Temukan Isi Kelapa dan Serabut

beritahariini.news – Warga Desa Sarang Burung Usrat, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, digemparkan oleh temuan tak biasa pada pondasi ...

Gaya HidupLainnya

Cantiknya Olla Ramlan Saat Pamer Momen Liburan di Labuan Bajo

beritahariini.news – Artis dan presenter Olla Ramlan tengah menikmati momen liburan yang menenangkan di Labuan Bajo, salah satu destinasi wisata ...

Ekonomi

Proyek Batu Bara BUMN Dapat Pendanaan Rp 3,5 Triliun

beritahariini.news – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar milik negara yang tergabung dalam holding ...