beritahariini.news – Nama Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, tengah menjadi sorotan setelah unggahan putranya, Ghazyendha Aditya Pratama, viral di media sosial. Unggahan tersebut memperlihatkan gaya hidup mewah sang anak, yang menimbulkan tanda tanya besar di kalangan publik mengenai sumber kekayaannya.
Putra Kapolda Kalsel Pamer Kemewahan
Pada 26 Februari 2025, Ghazyendha Aditya Pratama mengunggah ucapan selamat ulang tahun untuk sang ayah melalui iklan berbayar di platform X. “Selamat ulang tahun untuk ayah terbaik,” tulis akun @ghazyysuck3r, yang kini sudah tidak dapat diakses.
Selain itu, Ghazyendha juga mengunggah beberapa konten yang menunjukkan kehidupan glamornya, termasuk momen dirinya menaiki jet pribadi serta laporan transaksi yang mencapai Rp 1,2 miliar dalam satu bulan, tepatnya pada Desember 2024. Ia juga membagikan foto ayahnya yang sedang menghadiri acara syukuran ulang tahun dalam balutan seragam kepolisian.

Also Read
Kemewahan tersebut memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mempertanyakan bagaimana seorang anak pejabat negara dapat memiliki gaya hidup semewah itu, terutama di tengah kampanye efisiensi anggaran yang sedang digalakkan pemerintah. Sorotan juga tertuju pada perayaan ulang tahun yang digelar dengan panggung besar, peralatan sound system lengkap, serta dekorasi bertuliskan “Syukuran Ulang Tahun Kapolda Kalsel”.
Profil dan Jejak Karier Irjen Rosyanto Yudha Hermawan
Lahir di Purworejo, Jawa Tengah, pada 26 Februari 1970, Irjen Rosyanto Yudha Hermawan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1992 dengan spesialisasi di bidang reserse. Kariernya di kepolisian cukup panjang dan mencakup berbagai jabatan strategis.
- Awal Karier: Ia mengawali tugasnya sebagai Kasat I Ditreskrim Polda Gorontalo.
- Kapolres Kotabaru: Pada 2011, ia menjabat sebagai Kapolres Kotabaru, Kalimantan Selatan.
- Kabidpropam Polda Kalsel: Pada 2013, ia dipercaya sebagai Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabidpropam) Polda Kalimantan Selatan.
- Dirreskrimsus Polda Kaltim: Ia kemudian dipindahkan menjadi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Timur.
- Kapolda Kalimantan Selatan: Pada 29 November 2024, ia dilantik sebagai Kapolda Kalsel oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menggantikan Irjen Winarto. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mendapat kenaikan pangkat dari Brigadir Jenderal menjadi Inspektur Jenderal.
Dengan rekam jejak tersebut, Rosyanto dikenal sebagai perwira tinggi yang memiliki pengalaman luas di bidang reserse dan pengamanan internal kepolisian.
Belum Melaporkan Harta Kekayaan ke KPK
Di tengah sorotan terkait kemewahan keluarganya, nama Irjen Rosyanto Yudha Hermawan belum tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dikelola oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berdasarkan pemantauan pada 28 Februari 2025, laman resmi KPK belum memuat informasi mengenai total kekayaan yang dimilikinya.
Kondisi ini semakin memicu perdebatan publik, mengingat Ghazyendha secara terbuka memamerkan gaya hidup mewah di media sosial. Banyak pihak yang mempertanyakan bagaimana seorang anak pejabat kepolisian bisa memiliki kekayaan hingga miliaran rupiah. Warganet bahkan mulai menandai akun resmi pejabat terkait, seperti @DivHumas_Polri dan @ListyoSigitP, guna meminta klarifikasi mengenai dugaan gaya hidup hedonis di kalangan keluarga pejabat kepolisian.
Respon Propam Polri
Menanggapi polemik yang berkembang, Divisi Propam Polri mengeluarkan pernyataan resmi melalui media sosial pada 27 Februari 2025. Mereka menegaskan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam mengawasi kinerja kepolisian.
“Kami sangat mengapresiasi upaya masyarakat dalam mengawasi dan memberikan perhatian terhadap kinerja Polri,” tulis akun resmi Divpropam Polri.
Meski demikian, belum ada tanggapan langsung dari pihak Irjen Rosyanto Yudha Hermawan terkait kontroversi ini. Perhatian kini tertuju pada langkah yang akan diambil oleh instansi terkait, termasuk kemungkinan pemeriksaan lebih lanjut terhadap LHKPN sang Kapolda.
Kesimpulan
Kasus viral ini kembali menyoroti isu gaya hidup mewah di kalangan keluarga pejabat negara, terutama di institusi kepolisian yang tengah berupaya memperbaiki citra dan transparansi. Dengan belum adanya laporan LHKPN dari Irjen Rosyanto, polemik ini diprediksi masih akan terus bergulir. Masyarakat menantikan respons lebih lanjut dari pihak kepolisian dan lembaga terkait guna memastikan bahwa prinsip transparansi dan akuntabilitas tetap dijunjung tinggi.

















