Lainnya

CKG Ungkap Hipertensi, Diabetes, dan Kolesterol Jadi Penyakit Tertinggi, Wamenkes Dorong Olahraga Rutin Termasuk di CFD

beritahariini.news – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Kementerian Kesehatan mengungkapkan fakta mengejutkan terkait kondisi kesehatan masyarakat. Menurut Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, terdapat tiga penyakit dengan angka kasus tertinggi, yakni:

  1. Hipertensi (tekanan darah tinggi)

  2. Diabetes melitus (penyakit gula)

  3. Kolesterol tinggi (dislipidemia)

Ketiga penyakit ini disebut sebagai penyumbang utama penyakit pembuluh darah dan menjadi penyebab kematian terbesar di Indonesia. Data ini menunjukkan pentingnya langkah pencegahan melalui gaya hidup sehat.

Olahraga Sebagai Upaya Pencegahan

Dalam acara ASEAN Car Free Day (ACFD) di Jakarta, Minggu (14/9/2025), Dante menegaskan bahwa masyarakat sebenarnya bisa mencegah hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi dengan olahraga teratur.
“Tidak harus terkena diabetes, hipertensi, atau dislipidemia jika kita melakukan olahraga secara konsisten,” ujarnya.

Kementerian Kesehatan mendorong masyarakat untuk berolahraga 3–4 kali seminggu dengan durasi 40 menit per sesi. Aktivitas fisik ini terbukti dapat:

  • Menurunkan kadar gula darah.

  • Menstabilkan tekanan darah.

  • Memperbaiki profil kolesterol.

Olahraga sederhana di Car Free Day (CFD), seperti jalan kaki, lari, senam, hingga tai chi, disebut sangat efektif sebagai langkah promotif dan preventif.

BACA JUGA : Hong Kong Larang Konsumsi Mi Instan Indonesia Mengandung Etilen Oksida, BPOM Lakukan Penelusuran

CFD sebagai Ruang Edukasi Kesehatan

Wamenkes Dante menilai kegiatan Car Free Day bukan sekadar ruang untuk rekreasi, tetapi juga sarana edukasi kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk menjaga pola makan, meningkatkan aktivitas fisik, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Ia berharap masyarakat dapat menjadikan CFD sebagai momentum untuk menurunkan risiko penyakit kronis. “Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan edukasi, agar masyarakat bisa menurunkan tensi, kadar gula darah, dan kolesterolnya,” tegas Dante.

Kehadiran Menko PMK dan Partisipasi ASEAN

Dalam acara ACFD tersebut, Dante didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. Mereka menyaksikan antusiasme masyarakat yang berolahraga di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.
Sejumlah aktivitas fisik ditampilkan, mulai dari senam massal hingga tai chi yang diikuti para lanjut usia (lansia).

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga mengundang partisipasi perwakilan dari negara-negara ASEAN. Menurut Dante, tujuan melibatkan ASEAN adalah untuk memperkenalkan konsep Car Free Day sebagai bentuk nyata gerakan promotif dan preventif kesehatan.
“Mereka baru tahu bahwa ada CFD, dan akan mensosialisasikannya ke instansi masing-masing di negara mereka,” jelasnya.

CFD Bukan Menutup Jalan, Tapi Membuka Aktivitas

Menko PMK Pratikno menambahkan bahwa CFD memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar menutup jalan raya untuk kendaraan bermotor. Menurutnya, CFD justru membuka ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas fisik dan sosial.

“Melalui CFD, masyarakat tidak hanya sehat secara fisik tetapi juga sehat secara mental. Ada layanan cek kesehatan fisik, kesehatan mental, dan olahraga yang sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Pratikno menekankan bahwa pemerintah menjadikan program ini sebagai wadah edukasi. Tujuan utama dari pemeriksaan kesehatan gratis bukan hanya untuk mengetahui penyakit, melainkan mencegah agar penyakit tidak muncul di kemudian hari.

Solidaritas Kesehatan di ASEAN

Menurut Pratikno, penyelenggaraan ACFD merupakan bagian dari upaya memperkuat solidaritas ASEAN dalam bidang kesehatan.
“Indonesia tidak berjalan sendiri, melainkan bersama-sama dengan ASEAN menghadapi tantangan besar, seperti pandemi. Masalah kesehatan adalah isu fundamental yang hanya bisa diselesaikan dengan kerja sama regional,” tegasnya.

Dengan adanya ACFD, Indonesia menunjukkan bahwa pendekatan promotif dan preventif bukan sekadar konsep, tetapi sudah menjadi praktik nyata di masyarakat.

Tantangan Penyakit Tidak Menular di Indonesia

Hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi merupakan bagian dari penyakit tidak menular (PTM) yang menjadi beban besar bagi sistem kesehatan Indonesia. Data Kemenkes menunjukkan tren peningkatan signifikan kasus PTM dalam dua dekade terakhir.

BACA JUGA : World Suicide Prevention Day 2025: Harapan Selalu Ada, Dukungan Kecil Bisa Menyelamatkan

Faktor-faktor risiko utama meliputi:

  • Pola makan tinggi gula, garam, dan lemak.

  • Kurangnya aktivitas fisik.

  • Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol.

  • Stres dan pola tidur tidak teratur.

PTM sering disebut sebagai silent killer karena tidak menunjukkan gejala awal yang jelas, namun dapat berujung pada komplikasi serius seperti stroke, serangan jantung, hingga gagal ginjal.

Pentingnya Gaya Hidup Sehat

Kemenkes terus mendorong perubahan gaya hidup masyarakat melalui kampanye GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). CFD menjadi salah satu implementasi nyata dari program ini.
Langkah-langkah sederhana yang dianjurkan antara lain:

  • Rutin melakukan olahraga.

  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

  • Memeriksa kesehatan secara berkala.

  • Menghindari rokok dan minuman beralkohol.

Kombinasi olahraga teratur dan pemeriksaan kesehatan rutin diyakini dapat menekan angka prevalensi PTM di Indonesia.

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Kemenkes mengungkapkan bahwa hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi merupakan penyakit tertinggi di Indonesia dan menjadi penyebab kematian terbesar akibat gangguan pembuluh darah.

Wamenkes Dante menegaskan pentingnya olahraga rutin sebagai langkah pencegahan, termasuk melalui kegiatan Car Free Day (CFD). Kegiatan ini tidak hanya memberi ruang aktivitas fisik, tetapi juga menjadi sarana edukasi kesehatan masyarakat.

Dengan dukungan Menko PMK Pratikno serta keterlibatan negara-negara ASEAN, CFD diharapkan dapat menjadi contoh nyata bahwa upaya promotif dan preventif kesehatan bisa dilakukan secara kolektif.
Pemerintah berkomitmen menjadikan CFD sebagai wadah kolaborasi kesehatan publik, agar masyarakat Indonesia semakin sehat, kuat, dan siap menghadapi tantangan penyakit tidak menular di masa depan.

Priscilla Austin

Recent Posts

Pemerintah Pastikan BBM Tak Naik di Tengah Isu Kenaikan Harga

beritahariini.news - Pemerintah menyatakan bahwa tidak akan ada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi…

6 bulan ago

Kejari Karo Bongkar Pola Dugaan Korupsi Jasa Videografi, Amsal Sitepu Jadi Tersangka

beritahariini.news - Kejaksaan Negeri Karo memaparkan secara terbuka modus dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan…

6 bulan ago

Gol yang Lama Dinanti Paul Pogba Akhiri Puasa Empat Tahun

beritahariini.news - Setelah penantian panjang yang penuh liku, Paul Pogba akhirnya kembali mencatatkan namanya di…

6 bulan ago

Pejabat Tertinggi Garda Revolusi Iran Gugur dalam Serangan Israel di Bandar Abbas

beritahariini.news - Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat setelah seorang pejabat tinggi militer Iran…

6 bulan ago

Trump Manuver Diplomatik Lewat Pakistan, Dorong Gencatan Senjata dengan Iran

beritahariini.news - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memasuki fase krusial. Presiden Amerika Serikat Donald…

6 bulan ago

Sejarah Baru Moto3 Honda Team Asia Soroti Debut Fantastis Veda Ega Pratama

beritahariini.news - Manajer tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan pujian luar biasa kepada Veda…

6 bulan ago