https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/04/05/86842-ruben-onsu.webp
beritahariini.news – Kehadiran Ruben Onsu ziarah ke makam Olga Syahputra di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Malaka 1, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, menjadi momen yang menyentuh banyak hati. Ziarah yang dilaksanakan pada awal Syawal 1446 H ini memiliki makna istimewa, mengingat tahun ini merupakan kali pertama Ruben mengunjungi makam sahabat karibnya tersebut setelah memeluk Islam.
Ruben, yang dikenal luas sebagai figur publik sekaligus sahabat dekat mendiang Olga, terlihat datang seorang diri tanpa ditemani keluarga maupun rekan selebritas lainnya. Dalam suasana khusyuk dan tenang, ia meluangkan waktu untuk mendoakan serta mengenang sosok Olga yang telah berpulang hampir satu dekade lalu.
Dalam keterangan yang disampaikan melalui kanal YouTube MOP Channel pada Sabtu, 5 April 2025, Ruben menyatakan bahwa kunjungannya ke makam Olga merupakan rutinitas yang selalu ia lakukan setiap perayaan Idulfitri. Namun, momen tahun ini terasa berbeda dan lebih dalam secara emosional.
Also Read
“Kalau hari raya sudah pasti saya ke sini. Tapi kalau sekarang kan penyampaiannya dari hati beda, mengungkapkan sesuatunya juga beda,” ujar Ruben.
BACA JUGA : Lisa Mariana dan Hotman Paris: Isu Kedekatan di Tengah Sorotan Skandal
Perbedaan yang dimaksud Ruben tak lepas dari perjalanannya dalam mencari ketenangan spiritual, yang membawanya pada keputusan untuk berpindah keyakinan. Kini, ziarah tersebut tak hanya sekadar ritual, tetapi juga sarana refleksi dan doa tulus dari hati.
Ruben membawa bunga dan air mawar sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang sahabatnya. Ia membuka kresek berisi bunga, menaburkannya perlahan di atas pusara Olga, lalu menyiramkan air mawar sambil membersihkan nisan berwarna hitam. Tindakan sederhana itu menjadi bentuk kasih sayang dan kerinduan yang tak lekang oleh waktu.
Setelah selesai menabur bunga, Ruben duduk bersila di depan makam. Ia tampak terdiam dan merenung, seakan menyampaikan percakapan batin yang tak terdengar oleh siapa pun. Sosok ayah angkat dari penyanyi muda Betrand Peto itu menunjukkan ekspresi sendu, penuh kerinduan kepada sahabat yang telah lebih dulu berpulang.
“Lumayan mempersiapkan diri untuk bisa menyampaikan sesuatu ke mereka. Walaupun mungkin Olga, Jupe, ya pasti tahu lah,” ucap Ruben lirih.
Salah satu momen paling bermakna dalam kunjungan ziarah ini adalah saat Ruben mendoakan Olga dalam balutan doa Islam. Setelah resmi menjadi mualaf, Ruben kini memiliki kesempatan untuk mendoakan sahabatnya secara langsung sesuai ajaran agama yang kini ia peluk.
“Doanya juga tahun ini sekarang beda, udah bisa mendoakan secara langsung sama beliau,” tuturnya.
Ziarah ini bukan hanya ritual peringatan, tetapi juga simbol kedewasaan spiritual dan penghormatan tulus kepada kenangan persahabatan yang tidak lekang oleh waktu.
Usai mengunjungi makam Olga Syahputra, Ruben menyampaikan niatnya untuk melanjutkan ziarah ke makam mendiang Julia Perez, sahabat dekatnya yang juga telah tiada. Ia berencana menyesuaikan perjalanan agar dapat mampir ke lokasi pemakaman Jupe yang searah dengan rute yang akan ia tempuh.
“Niatnya mau ke sana (makam Jupe) sih, jadi biar sekalian searah jalan tol,” ujarnya.
Kehadiran Ruben di makam sahabat-sahabatnya mencerminkan nilai kesetiaan dan komitmen dalam menjaga tali persahabatan, meski mereka telah tiada.
Persahabatan antara Ruben Onsu dan Olga Syahputra telah terjalin sejak mereka meniti karier di dunia hiburan Tanah Air. Kedua komedian ini sering tampil bersama dalam berbagai program televisi, menghibur jutaan pemirsa dengan guyonan khas mereka. Chemistry keduanya yang kuat menjadikan mereka salah satu duet komedi yang paling ikonik pada masanya.
Namun, hubungan mereka sempat merenggang karena sebuah peristiwa yang tak pernah dikonfirmasi secara jelas kepada publik. Meski demikian, kepergian Olga pada tahun 2015 akibat penyakit meningitis menghapus segala perbedaan. Ruben tetap menunjukkan sikap hormat dan kasih sayang dengan rutin mengunjungi makam Olga setiap Lebaran.
Ziarah Ruben ke makam Olga bukan sekadar tradisi, melainkan refleksi nilai-nilai kemanusiaan yang dalam. Dalam budaya Indonesia, ziarah makam saat Lebaran mencerminkan penghormatan kepada leluhur dan orang terdekat yang telah meninggal dunia. Dalam konteks Ruben, momen ini menjadi ruang spiritual untuk memohonkan ampunan dan mengenang jasa sahabat yang telah berpulang.
Kisah ini juga menjadi inspirasi tentang pentingnya menjaga persahabatan, menghormati kenangan, dan menghayati perubahan spiritual dengan rendah hati. Ruben Onsu memberikan contoh bagaimana seseorang dapat mengekspresikan cinta dan kesetiaan bahkan ketika orang yang dicintainya telah tiada.
Sumber: Potret Perdana Ruben Onsu Ziarah ke Makam Olga Syahputra Usai Mualaf
beritahariini.news - Pemerintah menyatakan bahwa tidak akan ada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi…
beritahariini.news - Kejaksaan Negeri Karo memaparkan secara terbuka modus dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan…
beritahariini.news - Setelah penantian panjang yang penuh liku, Paul Pogba akhirnya kembali mencatatkan namanya di…
beritahariini.news - Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat setelah seorang pejabat tinggi militer Iran…
beritahariini.news - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memasuki fase krusial. Presiden Amerika Serikat Donald…
beritahariini.news - Manajer tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan pujian luar biasa kepada Veda…