Marc Marquez Rayakan Gelar Juara Dunia MotoGP 2025 dengan Selebrasi Unik Bersama Ducati dan Honda

Priscilla Austin

Marc Marquez Rayakan Gelar Juara Dunia MotoGP 2025 dengan Selebrasi Unik Bersama Ducati dan Honda

beritahariini.news – Pebalap legendaris Marc Marquez akhirnya memastikan diri sebagai juara dunia MotoGP 2025 usai finis di posisi kedua pada balapan utama di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (28/9/2025). Hasil tersebut sudah cukup untuk mengunci gelar lantaran rival terdekatnya, adiknya sendiri Alex Marquez, hanya mampu finis di urutan keenam.

Gelar ini menandai kembalinya Marquez ke puncak kejayaan setelah penantian panjang sejak musim 2019. Baginya, kemenangan di Jepang memiliki makna khusus, sebab negeri sakura ini juga menjadi tempat ia menorehkan gelar dunia sebelumnya pada 2014, 2016, dan 2018.

Perjuangan Berat Setelah Cedera

Kebangkitan Marquez menuju gelar musim ini bukanlah jalan yang mudah. Setelah mendominasi MotoGP selama satu dekade, ia harus melalui empat musim kelam bersama Repsol Honda akibat cedera parah pada lengan kanan serta motor yang tidak kompetitif.

Cedera yang dialaminya pada 2020 membuat kariernya hampir berakhir. Ia bahkan mengakui sempat kehilangan motivasi. “Saya tidak ingin lagi memikirkan masa lalu itu. Sekarang saya sudah berdamai dengan diri sendiri, dan itu adalah hal pertama yang muncul di kepala saya,” ujarnya dalam konferensi pers usai balapan.

Keputusan Sulit yang Mengubah Karier

Setelah serangkaian musim penuh frustrasi, Marquez dan Honda mengambil langkah mengejutkan dengan memutus kontrak lebih awal pada akhir 2023. Keputusan itu mengakhiri kebersamaan panjang yang telah menghasilkan enam gelar dunia bersama.

Marquez kemudian bergabung dengan Gresini Racing, sebelum akhirnya dipercaya memperkuat Ducati Lenovo Team musim ini. Keputusan berani tersebut terbukti tepat. Dengan motor Ducati yang kompetitif, Marquez kembali menunjukkan dominasinya di lintasan.

“Saya pernah cedera, kembali terlalu cepat karena keputusan saya sendiri, dan itu membuat keadaan memburuk. Namun semua keputusan sulit yang saya ambil setelahnya adalah langkah tepat, karena membawa saya sampai ke titik ini,” ungkapnya.

BACA JUGA : Hasil Latihan MotoGP San Marino 2025: Marc Marquez Ungguli Tiga Murid Valentino Rossi di Misano

Selebrasi Unik: Bersama Ducati dan Honda

Selebrasi Marquez atas gelar kesembilannya berlangsung penuh makna. Tidak hanya bersama kru Ducati, ia juga merayakan momen ini dengan mantan kru lamanya di Repsol Honda.

Kebetulan, di balapan yang sama, Joan Mir berhasil finis ketiga dan mengakhiri puasa podium Honda yang sudah berlangsung dua tahun. Podium terakhir Honda sebelumnya juga diraih Marquez di sirkuit yang sama pada 2023.

Momen emosional tercipta ketika kru Joan Mir—yang sebagian besar adalah mantan kru Marquez di Honda—menghampirinya untuk memberikan selamat. Para mekanik, teknisi, hingga Manajer Tim Honda, Alberto Puig, ikut merayakan keberhasilan tersebut.

“Lingkaran ini terasa lengkap. Saya juara di Jepang, tempat saya terakhir kali meraih gelar dan mengambil jalan berbeda. Kini saya bisa merayakan bersama tim saya di Ducati sekaligus tim lama saya di Honda. Takdir memang menginginkan selebrasi yang seperti ini,” kata Marquez dengan penuh emosi.

Gelar Dunia Pertama Bersama Ducati

Kemenangan di musim 2025 bukan hanya menandai kebangkitan Marquez, tetapi juga menjadi gelar dunia pertamanya bersama Ducati Lenovo Team. Keberhasilan ini memperkuat reputasi Ducati sebagai pabrikan terkuat dalam era modern MotoGP, setelah sebelumnya mendominasi lewat Francesco “Pecco” Bagnaia.

Ducati kini memiliki dua pebalap papan atas yang mampu bersaing di level tertinggi. Kombinasi kecepatan motor Desmosedici dan pengalaman Marquez menjadi senjata mematikan untuk menghadapi musim-musim mendatang.

Rivalitas dengan Bagnaia

Balapan di Motegi juga memperlihatkan betapa ketatnya rivalitas antara Marquez dan Pecco Bagnaia. Bagnaia yang keluar sebagai pemenang tetap memberikan perlawanan keras sepanjang musim, namun posisi Marquez sebagai runner-up di Jepang sudah cukup untuk mengamankan gelar.

Dominasi keduanya memperlihatkan peta persaingan baru di MotoGP, di mana duel Ducati internal kini menjadi tontonan utama, menggantikan dominasi Honda dan Yamaha pada era sebelumnya.

BACA JUGA : Hasil Kualifikasi Formula 1 GP Italia 2025: Max Verstappen Rebut Pole Position, McLaren dan Ferrari Siap Tempel Ketat

Arti Gelar Bagi Marquez

Bagi Marquez, gelar kesembilan ini bukan sekadar angka, tetapi juga simbol ketangguhan menghadapi badai cedera, keraguan publik, dan tekanan untuk kembali ke puncak.

“Saya merasa perjalanan ini seperti sebuah lingkaran penuh. Dari kejayaan, jatuh karena cedera, dan kini bangkit kembali. Gelar ini terasa istimewa karena saya benar-benar harus berjuang keras untuk meraihnya,” ungkapnya.

Masa Depan Karier Sang Baby Alien

Dengan usia 32 tahun, banyak yang bertanya-tanya berapa lama lagi Marquez bisa bertahan di level tertinggi. Namun, performanya di musim 2025 membuktikan bahwa ia masih menjadi salah satu pebalap paling kompetitif.

Dukungan penuh dari Ducati, pengalaman panjangnya di MotoGP, serta motivasi besar setelah melewati masa sulit membuat Marquez diyakini masih bisa bersaing dalam beberapa musim ke depan.

Selebrasi unik Marc Marquez di Motegi bukan hanya penanda gelar dunia kesembilan dalam kariernya, tetapi juga kisah kebangkitan luar biasa setelah empat musim penuh cobaan. Dirayakan bersama Ducati dan Honda, momen ini menjadi salah satu selebrasi paling emosional dalam sejarah MotoGP.

Bagi Marquez, gelar ini adalah validasi atas keberanian mengambil keputusan sulit sekaligus bukti bahwa mental juara sejati tidak pernah pudar. MotoGP 2025 kini tercatat sebagai musim yang menghadirkan kisah kebangkitan terbesar dalam dunia balap motor modern.

Popular Post

NewsPolitik

Profil Ketua Komnas HAM Anis Hidayah: Aktivis Migran yang Kini Memimpin Lembaga Hak Asasi Tertinggi

beritahariini.news – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menetapkan susunan baru pimpinan dan subkomisi untuk periode 2022–2027. Keputusan ...

Viral

MUA Dea Lipa Akui Dirinya Pria Bernama Deni, Pihak Keluarga Sampaikan Permintaan Maaf

beritahariini.news – Polemik soal identitas asli MUA viral bernama Dea Lipa, atau yang dikenal publik sebagai Sister Hong Lombok, akhirnya ...

5 Fakta Kasus Bu Guru Salsa, Viral Gegara Ulah Pacar Online

Viral

5 Fakta Kasus Bu Guru Salsa, Viral Gegara Ulah Pacar Online

beritahariini.news – Kasus yang menimpa Salsa Anindya, guru honorer asal Jember, Jawa Timur, menjadi perbincangan publik setelah rekaman pribadinya tersebar ...

News

Heboh! Pondasi Tiang Listrik di Sambas Retak, Warga Temukan Isi Kelapa dan Serabut

beritahariini.news – Warga Desa Sarang Burung Usrat, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, digemparkan oleh temuan tak biasa pada pondasi ...

Gaya HidupLainnya

Cantiknya Olla Ramlan Saat Pamer Momen Liburan di Labuan Bajo

beritahariini.news – Artis dan presenter Olla Ramlan tengah menikmati momen liburan yang menenangkan di Labuan Bajo, salah satu destinasi wisata ...

Ekonomi

Proyek Batu Bara BUMN Dapat Pendanaan Rp 3,5 Triliun

beritahariini.news – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar milik negara yang tergabung dalam holding ...