Lembur Katumbiri: Sentuhan Mural Perkuat Identitas Pariwisata Tematik Kota Bandung

Priscilla Austin

Lembur Katumbiri: Sentuhan Mural Perkuat Identitas Pariwisata Tematik Kota Bandung

beritahariini.news – Pemerintah Kota Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis masyarakat dengan mempercantik kawasan Lembur Katumbiri RW-12, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong. Salah satu langkah yang diambil adalah pengecatan mural pada ratusan rumah warga. Mural-mural ini tidak hanya memperindah kawasan, tetapi juga berfungsi sebagai bagian dari strategi pengembangan wisata tematik.

Lembur Katumbiri: Wisata Berbasis Komunitas

Lembur Katumbiri kini menjadi kawasan wisata tematik yang mengusung konsep berbasis komunitas. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa program ini adalah bukti nyata dari komitmen Pemkot Bandung untuk memperkuat sektor pariwisata.

Menurut Farhan, membangun sektor pariwisata tidak hanya menjadi tugas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), tetapi juga melibatkan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) dalam menciptakan destinasi wisata yang baru.

“Bandung kini fokus membangun sektor pariwisata, dan mural menjadi bagian dari narasi yang kuat untuk menghidupkan kawasan ini,” kata Farhan.

Farhan juga menekankan bahwa pembangunan kota tidak hanya terfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada seni, budaya, dan kebersamaan warga. Lembur Katumbiri diharapkan tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi meninggalkan kenangan bagi setiap pengunjung.

BACA JUGA : Mengenal Lebih Dekat Aura Cinta: Selebgram dan Bintang Iklan yang Kritik Kebijakan Wisuda Dedi Mulyadi

Revitalisasi Kampung Pelangi Menjadi Lembur Katumbiri

Kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai Kampung Pelangi 200 kini telah mengalami revitalisasi besar-besaran. Pengecatan ulang 347 rumah warga dengan 504 galon cat senilai Rp190 juta menjadi bagian dari upaya Pemkot Bandung dalam memperindah lingkungan dan menarik wisatawan. Proyek ini melibatkan 150 personel lapangan, yang bekerja keras untuk memberikan wajah baru pada kawasan tersebut.

Didi Ruswandi, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung, mengatakan bahwa pengecatan dilakukan pada bagian luar rumah terlebih dahulu, sementara pengecatan bagian dalam terkendala oleh masalah anggaran. Meskipun demikian, Lembur Katumbiri sudah menjadi viral sebelum diresmikan.

“Kami mulai dari luar karena bagian dalam sempat terkendala anggaran. Tapi luar biasa, proyek ini viral lebih dulu sebelum diresmikan.” – Didi Ruswandi

Mural: Media Narasi dan Identitas Lokal

Salah satu daya tarik utama Lembur Katumbiri adalah keberadaan mural artistik di rumah-rumah warga. Mural tidak hanya memperindah tampilan, tetapi juga mengandung cerita dan narasi yang menggambarkan identitas lokal serta kehidupan masyarakat Bandung.

Mural ini menjadi media ekspresi seni yang menghidupkan kawasan dengan warna-warni yang mencerminkan nilai-nilai budaya dan kehidupan sehari-hari warga setempat. Setiap gambar pada mural menyampaikan pesan sosial dan budaya yang kuat, memperlihatkan bahwa seni dapat menjadi alat untuk menyampaikan narasi yang lebih dalam.

Pengembangan Potensi Lokal: Urban Farming dan Konservasi Ikan Endemik

Selain mural, Lembur Katumbiri juga mengembangkan potensi wisata lokal lainnya, seperti urban farming dan konservasi ikan endemik.

Kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) turut memperkuat potensi lokal dengan mengembangkan pasar mingguan yang menjual produk-produk lokal. Pasar ini menjadi atraksi tambahan yang membuat Lembur Katumbiri semakin menarik bagi wisatawan yang ingin merasakan kehidupan lokal yang autentik.

Dampak Positif bagi Perekonomian Lokal

Revitalisasi membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Selain menarik wisatawan, kawasan ini memberi peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar, yang dapat memanfaatkan potensi wisata untuk mendapatkan pendapatan tambahan.

Dengan keberadaan mural yang menarik perhatian dan urban farming yang menjadi daya tarik baru, masyarakat sekitar memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam sektor pariwisata. Hal ini memberikan pemberdayaan ekonomi yang signifikan bagi warga setempat dan memperkuat kemandirian ekonomi kawasan.

BACA JUGA : Viral: Peringatan Seblak Bukan Makanan Sehat, Risiko Kesehatan Mengintai

Keberlanjutan Pembangunan Pariwisata Berbasis Komunitas

Tidak hanya mempercantik wajah Kota Bandung, tetapi juga menunjukkan contoh pembangunan wisata berbasis komunitas yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi antara pemerintah, seniman, dan masyarakat, kawasan ini dapat menjadi destinasi wisata yang memberikan manfaat jangka panjang bagi semua pihak.

Lembur Katumbiri sebagai Model Wisata Berkelanjutan

Lembur Katumbiri menunjukkan bagaimana seni, budaya, dan ekonomi lokal dapat digabungkan untuk menciptakan destinasi wisata tematik yang berkelanjutan.

Program ini bukan hanya mempercantik kawasan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi warga setempat. Lembur Katumbiri menjadi contoh yang baik tentang bagaimana kolaborasi antara pemerintah, seniman, dan masyarakat dapat menghasilkan destinasi wisata yang tidak hanya menarik tetapi juga bermanfaat.

Popular Post

NewsPolitik

Profil Ketua Komnas HAM Anis Hidayah: Aktivis Migran yang Kini Memimpin Lembaga Hak Asasi Tertinggi

beritahariini.news – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menetapkan susunan baru pimpinan dan subkomisi untuk periode 2022–2027. Keputusan ...

Viral

MUA Dea Lipa Akui Dirinya Pria Bernama Deni, Pihak Keluarga Sampaikan Permintaan Maaf

beritahariini.news – Polemik soal identitas asli MUA viral bernama Dea Lipa, atau yang dikenal publik sebagai Sister Hong Lombok, akhirnya ...

5 Fakta Kasus Bu Guru Salsa, Viral Gegara Ulah Pacar Online

Viral

5 Fakta Kasus Bu Guru Salsa, Viral Gegara Ulah Pacar Online

beritahariini.news – Kasus yang menimpa Salsa Anindya, guru honorer asal Jember, Jawa Timur, menjadi perbincangan publik setelah rekaman pribadinya tersebar ...

News

Heboh! Pondasi Tiang Listrik di Sambas Retak, Warga Temukan Isi Kelapa dan Serabut

beritahariini.news – Warga Desa Sarang Burung Usrat, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, digemparkan oleh temuan tak biasa pada pondasi ...

Gaya HidupLainnya

Cantiknya Olla Ramlan Saat Pamer Momen Liburan di Labuan Bajo

beritahariini.news – Artis dan presenter Olla Ramlan tengah menikmati momen liburan yang menenangkan di Labuan Bajo, salah satu destinasi wisata ...

Ekonomi

Proyek Batu Bara BUMN Dapat Pendanaan Rp 3,5 Triliun

beritahariini.news – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar milik negara yang tergabung dalam holding ...