beritahariini.news – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan bahwa program Buy The Service (BTS) yang digagas sejak beberapa tahun lalu kini mulai menunjukkan hasil nyata. Dari total 11 kota penerima program subsidi angkutan perkotaan, sebanyak lima daerah telah berhasil mengambil alih dan mengelola layanan ini secara mandiri.
Langkah tersebut mencerminkan kesiapan daerah untuk membangun sistem transportasi publik yang lebih baik, sekaligus mengurangi beban subsidi pemerintah pusat agar bisa dialokasikan bagi daerah lain yang membutuhkan.
Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Ahmad Yani, menyebutkan lima daerah yang kini sudah mengoperasikan BTS secara mandiri adalah:
Also Read
Denpasar, Bali
Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Medan, Sumatera Utara
Bandung, Jawa Barat
Surakarta (Solo), Jawa Tengah
Setiap daerah tersebut memiliki mekanisme pembiayaan berbeda, namun sebagian besar bersumber dari dana opsen pajak kendaraan bermotor. Model pembiayaan ini menjadi strategi untuk memastikan keberlanjutan layanan transportasi publik tanpa bergantung penuh pada subsidi pemerintah pusat.
Ahmad Yani menjelaskan, beberapa pemerintah daerah di Bali menggunakan pola kerja sama antar kabupaten/kota untuk membiayai layanan BTS. Dana diperoleh dari opsen pajak kendaraan bermotor yang dihimpun, kemudian dialokasikan untuk membiayai operasional transportasi umum.
Metode ini disebut Yani sebagai bentuk “saweran” antarwilayah, di mana masing-masing daerah ikut berkontribusi demi menjaga keberlangsungan layanan publik. Skema serupa juga diadopsi oleh daerah lain seperti Banjarmasin dan Bandung, yang menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada kendaraan pribadi.
Program BTS pada dasarnya merupakan kebijakan pemerintah untuk membeli layanan transportasi dari operator swasta, sehingga masyarakat dapat menikmati transportasi umum dengan tarif yang lebih terjangkau.
Konsep ini diilhami dari kesuksesan TransJakarta yang telah menjadi ikon transportasi massal perkotaan. Melalui BTS, pemerintah berupaya menghadirkan standar layanan serupa di berbagai kota lain.
Tujuan utama BTS antara lain:
Meningkatkan kualitas transportasi umum agar lebih aman, nyaman, dan tepat waktu.
Mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, terutama sepeda motor.
Mendorong pergeseran budaya transportasi masyarakat ke arah penggunaan angkutan massal.
Mendukung pemerataan konektivitas antarwilayah demi pertumbuhan ekonomi daerah.
Pada tahun 2024, program BTS dijalankan di 11 kota besar dengan alokasi anggaran sebesar Rp437,89 miliar. Daerah tersebut meliputi:
Palembang
Medan
Denpasar
Surakarta
Yogyakarta
Makassar
Banyumas
Banjarmasin
Bandung
Surabaya
Balikpapan
BACA JUGA : Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Distribusi CBP untuk Stabilitas Harga dan Kepastian Pangan Nasional
Melalui program ini, layanan angkutan umum di berbagai kota mulai menunjukkan peningkatan signifikan baik dari sisi jumlah armada, kualitas pelayanan, maupun keterjangkauan harga tiket.
Kemenhub menegaskan bahwa dengan lima daerah yang sudah mandiri, alokasi subsidi BTS dapat segera dialihkan ke kota lain yang membutuhkan pengembangan layanan angkutan umum.
Untuk tahun 2026, pemerintah merencanakan subsidi sebesar Rp82,67 miliar yang akan diprioritaskan untuk lima lokasi lanjutan, yakni:
Banyumas
Manado
Balikpapan
Bekasi
Depok
Dengan langkah ini, diharapkan semakin banyak daerah yang memiliki sistem transportasi perkotaan modern, aman, dan terjangkau.
Hadirnya layanan BTS memberikan sejumlah dampak signifikan, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun lingkungan.
Efisiensi Biaya Transportasi
Masyarakat dapat beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum yang lebih hemat dan terjadwal.
Pengurangan Kemacetan dan Polusi
Dengan berkurangnya kendaraan pribadi di jalan, tingkat kemacetan dan polusi udara dapat ditekan secara bertahap.
Peningkatan Mobilitas Ekonomi
Akses transportasi yang lebih mudah dan terjangkau membuka peluang bagi masyarakat untuk lebih produktif dalam aktivitas sehari-hari.
Pemerataan Konektivitas Antarwilayah
Transportasi massal menjadi jembatan untuk pemerataan pembangunan, terutama dalam membuka akses ke pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.
BACA JUGA : Dirut Pertamina Tegaskan Tidak Ada Monopoli Penjualan BBM, Jawab Isu Kelangkaan di SPBU Swasta
Meski program ini dinilai berhasil, beberapa tantangan masih dihadapi dalam implementasinya:
Pembiayaan jangka panjang: tidak semua daerah memiliki kapasitas fiskal untuk menopang operasional.
Perubahan budaya masyarakat: sebagian besar masyarakat masih terbiasa menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor.
Integrasi antarmoda: layanan BTS perlu terkoneksi dengan moda transportasi lain seperti kereta, MRT, dan LRT agar mobilitas lebih efisien.
Kualitas layanan operator: perlu pengawasan ketat agar standar layanan tetap konsisten.
Kemenhub berharap semakin banyak pemerintah daerah yang mengikuti jejak Denpasar, Banjarmasin, Medan, Bandung, dan Solo dalam mengambil alih program BTS. Dengan demikian, beban subsidi pemerintah pusat berkurang, sementara masyarakat tetap dapat menikmati layanan transportasi berkualitas.
Program ini juga sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan sistem transportasi berkelanjutan yang mendukung pertumbuhan ekonomi hijau, pengurangan emisi karbon, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat perkotaan.
Program Buy The Service (BTS) menjadi tonggak penting dalam transformasi transportasi publik Indonesia. Lima daerah yang kini sudah mandiri menjalankan BTS menunjukkan bahwa model pembiayaan lokal berbasis dana opsen pajak kendaraan mampu menjaga keberlangsungan layanan.
Ke depan, keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan transportasi massal yang modern, efisien, dan ramah lingkungan. Dengan semakin banyaknya kota yang mengadopsi BTS, Indonesia kian dekat menuju sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
beritahariini.news - Pemerintah menyatakan bahwa tidak akan ada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi…
beritahariini.news - Kejaksaan Negeri Karo memaparkan secara terbuka modus dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan…
beritahariini.news - Setelah penantian panjang yang penuh liku, Paul Pogba akhirnya kembali mencatatkan namanya di…
beritahariini.news - Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat setelah seorang pejabat tinggi militer Iran…
beritahariini.news - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memasuki fase krusial. Presiden Amerika Serikat Donald…
beritahariini.news - Manajer tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan pujian luar biasa kepada Veda…