beritahariini.news – Dalam dunia tinju profesional, perhatian kini tertuju pada perseteruan antara Oscar De La Hoya dan Ryan Garcia, yang terancam menghadapi masalah hukum terkait pertarungan eksibisi Ryan Garcia melawan kickboxer Rukiya Anpo. Konflik ini mencuat setelah De La Hoya, melalui Golden Boy Promotions, mengklaim memiliki hak eksklusif atas pertarungan Garcia.
Rencana Pertarungan Ryan Garcia
Ryan Garcia dijadwalkan bertanding melawan Rukiya Anpo dalam sebuah pertarungan eksibisi yang akan digelar pada 30 Desember 2024 di Tokyo, Jepang. Pertarungan ini menjadi langkah pertama Garcia kembali ke ring setelah mengalahkan Devin Haney pada April 2024 melalui keputusan mayoritas yang kontroversial. Namun, kemenangan tersebut berujung pembatalan setelah Garcia gagal dalam tes VADA karena penggunaan Ostarine. Akibatnya, ia dijatuhi larangan bertanding selama satu tahun hingga April 2025.
Selama masa skorsing, Garcia dihadapkan pada pilihan sulit: fokus pada pelatihan di pusat kebugaran untuk menjaga performa, atau mengikuti pertarungan eksibisi untuk mengasah keterampilan sekaligus memperoleh penghasilan. Dengan berbagai pertimbangan, ia memilih opsi kedua, mempersiapkan duel melawan Anpo. Dalam konferensi pers yang digelar minggu ini, tensi meningkat ketika Anpo, seorang kickboxer ternama, memberikan tekanan dengan tantangan verbal yang memicu tanggapan emosional dari Garcia.
Polemik Hukum dengan Golden Boy Promotions
Namun, ketegangan bukan hanya terjadi di ring, melainkan juga di luar arena. Golden Boy Promotions, yang dipimpin oleh Oscar De La Hoya, mengungkapkan bahwa mereka belum memberikan persetujuan resmi untuk pertandingan eksibisi tersebut. De La Hoya menegaskan pentingnya hak eksklusif promosi Golden Boy atas pertarungan Garcia, menambahkan bahwa acara tersebut tidak dapat berlangsung tanpa persetujuan mereka.
“Golden Boy Promotions memiliki hak eksklusif atas pertarungan Ryan Garcia. Hingga saat ini, belum ada persetujuan yang diberikan, sehingga acara dengan Ryan Garcia tersebut belum bisa dianggap sah,” ujar De La Hoya dalam pernyataan resminya.
Masa Lalu Rumit Hubungan Garcia dan De La Hoya
Hubungan antara Garcia dan De La Hoya memang penuh dinamika. Sebelumnya, kedua pihak sempat terlibat dalam sengketa hukum terkait tuduhan pelanggaran kontrak. Meski demikian, keputusan hukum belum sepenuhnya menyelesaikan permasalahan antara petinju muda tersebut dan promotor kawakan itu.
Dampak bagi Masa Depan Karier Ryan Garcia
Pertarungan ini bukan sekadar persoalan eksibisi semata. Keputusan hukum terkait hak promosi dapat berdampak besar pada kelanjutan karier Garcia di dunia tinju. Di satu sisi, ia memiliki kesempatan untuk membuktikan kehebatannya di level internasional, tetapi di sisi lain, ia juga harus menghadapi implikasi hukum yang dapat menghambat langkahnya menuju puncak.
Sementara itu, fans tinju di seluruh dunia terus memantau perkembangan kasus ini, menantikan kepastian apakah duel dengan Anpo akan benar-benar terlaksana. Tidak hanya aksi di atas ring yang menjadi perhatian, tetapi juga bagaimana Garcia dan timnya mengatasi tantangan hukum yang ada.