Lainnya

Green Day Serukan Solidaritas untuk Palestina Lewat Lagu di Coachella 2025

beritahariini.news – Band rock asal Amerika Serikat, Green Day, memanfaatkan panggung megah Coachella 2025 untuk menyuarakan solidaritas terhadap rakyat Palestina. Dalam penampilan yang berlangsung pada akhir pekan lalu di Indio, California, Green Day menggugah perhatian dunia dengan mengubah lirik lagu Jesus of Suburbia, salah satu single legendaris mereka dari album American Idiot (2004), sebagai bentuk empati terhadap penderitaan anak-anak Palestina di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas.

Perubahan Lirik Sebagai Bentuk Protes

Saat tampil di hadapan ribuan penonton Coachella, vokalis utama Billie Joe Armstrong menyanyikan bagian lirik yang telah dimodifikasi secara signifikan. Lirik aslinya yang berbunyi:

“Runnin’ away from pain when you’ve been victimized”

diubah menjadi:

“Runnin’ away from pain, like the kids from Palestine / Tales from another broken home”

BACA JUGA : Makna Lirik Lagu Stecu Stecu yang Viral di TikTok: Ungkapan Cinta dari Timur Indonesia

Perubahan ini langsung menyita perhatian publik dan menjadi perbincangan hangat di media sosial serta media massa internasional. Dengan menyisipkan frasa “the kids from Palestine”, Green Day menyampaikan pesan kemanusiaan yang kuat di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah.

Jejak Konsistensi Green Day dalam Aktivisme Musik

Tindakan Green Day di Coachella 2025 bukanlah sesuatu yang mengejutkan bagi para penggemar lama mereka. Sejak awal kemunculannya pada akhir 1980-an, band ini konsisten menyuarakan kritik sosial dan politik melalui musik. Lagu-lagu seperti American Idiot dan Holiday dikenal sebagai karya yang tajam dalam menyindir kebijakan pemerintahan Amerika Serikat, khususnya selama masa kepresidenan George W. Bush.

Pada Maret 2025 lalu, Green Day kembali memodifikasi lirik lagu yang sama untuk menyentil tokoh politik ternama, Wakil Presiden AS J.D. Vance. Dalam versi yang dibawakan, Billie Joe Armstrong melontarkan lirik:

“Am I retarded, or am I just J.D. Vance?”

Lirik tersebut menggantikan bagian asli:

“Am I just overjoyed?”

Aksi tersebut menambah deretan panjang dari intervensi politik Green Day melalui jalur musik.

Kritik Terhadap Trump dan Gerakan MAGA

Sebelumnya, dalam momen pergantian tahun 2023, Green Day juga sempat mengubah lirik lagu American Idiot untuk menyuarakan penolakan terhadap gerakan politik Make America Great Again (MAGA) yang dipopulerkan Donald Trump.

Armstrong mengganti lirik:

“I’m not a part of a redneck agenda”

menjadi:

“I’m not a part of MAGA agenda”

Pernyataan ini mencerminkan sikap tegas Green Day terhadap ideologi sayap kanan dan nasionalisme ekstrem yang menurut mereka bertentangan dengan nilai-nilai kebebasan dan keadilan sosial.

Coachella 2025: Panggung Musik dan Platform Sosial

Coachella 2025 tidak hanya menjadi ajang pamer talenta musik global, tetapi juga ruang bagi ekspresi sikap sosial dan politik. Selain Green Day, sejumlah artis besar lainnya turut memeriahkan festival ini, termasuk Lady Gaga, Post Malone, Missy Elliott, Charli XCX, Megan Thee Stallion, Benson Boone, Zedd, Shaboozey, Ty Dolla Sign, Misfits, Prodigy, FKA Twigs, dan Jimmy Eat World.

Keberagaman line-up ini menandai kekuatan musik sebagai jembatan lintas budaya dan medium perlawanan terhadap ketidakadilan di berbagai belahan dunia.

Musik Sebagai Alat Perjuangan Global

Langkah Green Day menyoroti isu Palestina di panggung sekelas Coachella menegaskan bahwa musik tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana efektif untuk menyuarakan kepedulian global. Di tengah meningkatnya ketegangan dan eskalasi kekerasan yang melibatkan anak-anak dan warga sipil di Palestina, dukungan moral dari tokoh publik dan seniman memiliki daya ungkit moral yang besar.

Tindakan ini menempatkan Green Day dalam barisan musisi dunia yang menjadikan panggung sebagai ruang perjuangan untuk kemanusiaan, mempertegas kembali bahwa kebebasan berekspresi dalam musik juga mencakup hak untuk bersolidaritas dengan yang tertindas.

Sumber: Green Day Nyanyikan Dukung Palestina di Panggung Coachella

Priscilla Austin

Recent Posts

Pemerintah Pastikan BBM Tak Naik di Tengah Isu Kenaikan Harga

beritahariini.news - Pemerintah menyatakan bahwa tidak akan ada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi…

7 bulan ago

Kejari Karo Bongkar Pola Dugaan Korupsi Jasa Videografi, Amsal Sitepu Jadi Tersangka

beritahariini.news - Kejaksaan Negeri Karo memaparkan secara terbuka modus dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan…

7 bulan ago

Gol yang Lama Dinanti Paul Pogba Akhiri Puasa Empat Tahun

beritahariini.news - Setelah penantian panjang yang penuh liku, Paul Pogba akhirnya kembali mencatatkan namanya di…

7 bulan ago

Pejabat Tertinggi Garda Revolusi Iran Gugur dalam Serangan Israel di Bandar Abbas

beritahariini.news - Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat setelah seorang pejabat tinggi militer Iran…

7 bulan ago

Trump Manuver Diplomatik Lewat Pakistan, Dorong Gencatan Senjata dengan Iran

beritahariini.news - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memasuki fase krusial. Presiden Amerika Serikat Donald…

8 bulan ago

Sejarah Baru Moto3 Honda Team Asia Soroti Debut Fantastis Veda Ega Pratama

beritahariini.news - Manajer tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan pujian luar biasa kepada Veda…

8 bulan ago