Ekonomi

Demo Buruh Geruduk Kantor Bahlil, Suarakan Krisis Kelangkaan LPG 3 Kg

beritahariini.news – Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mulai memadati kawasan Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta pada Rabu pagi. Aksi Demo Buruh digelar sebagai bentuk protes terhadap kelangkaan gas LPG 3 kg yang telah terjadi dalam beberapa hari terakhir, yang dinilai sangat merugikan masyarakat kecil.

Demonstrasi Buruh Menuntut Ketersediaan LPG 3 Kg

Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 10.45 WIB, massa buruh mulai berkumpul meskipun aksi unjuk rasa belum sepenuhnya dimulai. Para peserta aksi masih menunggu kedatangan koordinator lapangan (korlap) yang tengah dalam perjalanan menuju lokasi.

“Masih menunggu korlap,” ujar salah satu buruh yang turut serta dalam Demo Buruh.

Dalam aksi ini, buruh tampak mengenakan seragam berwarna hitam dengan corak merah, sementara beberapa lainnya melengkapi penampilan mereka dengan ikat kepala berwarna merah sebagai simbol perjuangan. Di sisi lain, aparat kepolisian juga telah bersiaga di depan gerbang masuk Kementerian ESDM untuk memastikan jalannya aksi tetap kondusif.

Latar Belakang Demo Buruh di Kantor Kementerian ESDM

Demo Buruh ini berawal dari undangan yang disampaikan oleh KSPI dan Partai Buruh kepada anggotanya. Dalam undangan tersebut, Presiden KSPI dan Partai Buruh, Said Iqbal, menegaskan bahwa ada tiga tuntutan utama yang ingin disampaikan oleh kalangan buruh dalam aksi unjuk rasa ini.

“Kami menuntut agar Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dicopot dari jabatannya karena kebijakan yang menyulitkan rakyat kecil,” tegas Said Iqbal dalam pernyataannya, Selasa (4/2/2025).

Kelangkaan LPG 3 kg di masyarakat dipicu oleh kebijakan pemerintah yang melarang pengecer atau warung untuk menjual gas bersubsidi tersebut. Keputusan ini dinilai sangat merugikan masyarakat, terutama kalangan ekonomi lemah yang selama ini bergantung pada ketersediaan gas melon subsidi di warung-warung terdekat.

BACA JUGA : Bahlil Pertimbangkan Pembatasan Ekspor Batu Bara di Tengah Tekanan Global

Tiga Tuntutan Buruh dalam Aksi Demo Buruh

Dalam aksi yang berlangsung di depan kantor Kementerian ESDM ini, buruh mengajukan tiga tuntutan utama:

  1. Menjamin Ketersediaan LPG 3 Kg untuk Rakyat
    Buruh mendesak pemerintah agar memastikan ketersediaan gas LPG 3 kg bagi masyarakat. Mereka menegaskan bahwa gas bersubsidi ini harus selalu tersedia di pasaran tanpa hambatan distribusi atau pembatasan yang merugikan rakyat kecil.
  2. Mengembalikan Sistem Penjualan LPG 3 Kg ke Warung dan Pengecer
    Salah satu keluhan utama masyarakat adalah kebijakan baru yang membatasi distribusi gas LPG 3 kg hanya melalui agen resmi. Buruh menuntut agar pemerintah mengembalikan sistem distribusi seperti sebelumnya, di mana gas LPG 3 kg dapat diperoleh dengan mudah di warung dan pengecer tanpa perlu melalui prosedur yang berbelit-belit.
  3. Pecat Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
    Buruh menilai bahwa kebijakan yang diterapkan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia semakin menyulitkan rakyat kecil. Oleh karena itu, mereka menuntut agar menteri tersebut dicopot dari jabatannya sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat.

Dampak Kelangkaan LPG 3 Kg terhadap Masyarakat

Kelangkaan gas LPG 3 kg telah memberikan dampak luas bagi masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah. Banyak pedagang kecil yang kesulitan menjalankan usaha mereka karena sulitnya mendapatkan gas melon bersubsidi ini. Tidak hanya itu, rumah tangga miskin juga mengeluhkan sulitnya memperoleh LPG 3 kg, yang menyebabkan mereka harus beralih ke gas nonsubsidi dengan harga yang jauh lebih mahal.

Sejumlah warga mengaku harus mencari gas ke berbagai tempat, bahkan hingga keluar kota, untuk mendapatkan stok LPG 3 kg. Kondisi ini menambah beban ekonomi mereka yang sudah berat akibat kenaikan harga kebutuhan pokok lainnya.

Reaksi Pemerintah terhadap Tuntutan Buruh

Menanggapi aksi demonstrasi ini, pihak Kementerian ESDM menyatakan akan mengevaluasi kebijakan yang diterapkan terkait distribusi LPG 3 kg. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Menteri ESDM terkait tuntutan pencopotan dirinya dari jabatan.

Pihak kepolisian yang bertugas di lokasi juga mengimbau para buruh agar tetap tertib dalam menyampaikan aspirasi mereka. Aparat keamanan berupaya memastikan bahwa aksi ini berjalan damai tanpa adanya insiden yang tidak diinginkan.

Kesimpulan

Aksi demonstrasi buruh yang digelar di Kantor Kementerian ESDM ini merupakan bentuk protes atas kelangkaan LPG 3 kg yang semakin menyulitkan masyarakat kecil. Dengan tiga tuntutan utama yang diajukan—yakni memastikan ketersediaan LPG 3 kg, mengembalikan sistem distribusi ke pengecer, dan mencopot Menteri ESDM dari jabatannya—buruh berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Keputusan pemerintah dalam menanggapi tuntutan ini akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat kecil yang bergantung pada LPG bersubsidi. Oleh karena itu, aksi demonstrasi ini menjadi momen penting bagi rakyat untuk menyuarakan hak mereka agar dapat hidup lebih sejahtera tanpa dihantui kelangkaan kebutuhan pokok seperti LPG 3 kg.

Priscilla Austin

Recent Posts

Pemerintah Pastikan BBM Tak Naik di Tengah Isu Kenaikan Harga

beritahariini.news - Pemerintah menyatakan bahwa tidak akan ada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi…

6 bulan ago

Kejari Karo Bongkar Pola Dugaan Korupsi Jasa Videografi, Amsal Sitepu Jadi Tersangka

beritahariini.news - Kejaksaan Negeri Karo memaparkan secara terbuka modus dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan…

6 bulan ago

Gol yang Lama Dinanti Paul Pogba Akhiri Puasa Empat Tahun

beritahariini.news - Setelah penantian panjang yang penuh liku, Paul Pogba akhirnya kembali mencatatkan namanya di…

6 bulan ago

Pejabat Tertinggi Garda Revolusi Iran Gugur dalam Serangan Israel di Bandar Abbas

beritahariini.news - Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat setelah seorang pejabat tinggi militer Iran…

6 bulan ago

Trump Manuver Diplomatik Lewat Pakistan, Dorong Gencatan Senjata dengan Iran

beritahariini.news - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memasuki fase krusial. Presiden Amerika Serikat Donald…

6 bulan ago

Sejarah Baru Moto3 Honda Team Asia Soroti Debut Fantastis Veda Ega Pratama

beritahariini.news - Manajer tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan pujian luar biasa kepada Veda…

6 bulan ago