Apakah Pola Makan Buruk Dapat Memicu Anemia? Simak Penjelasan Lengkapnya!

Priscilla Austin

Pola Makan
https://asset.kompas.com/crops/TJ3WSOv4MJvtahqH3gv6vwUtH_8=/0x0:5184x3456/1200x800/data/photo/2024/08/20/66c4baa14d368.jpg

beritahariini.news – Anemia adalah kondisi medis yang ditandai oleh rendahnya kadar hemoglobin atau jumlah sel darah merah dalam tubuh, yang dapat mengganggu distribusi oksigen ke jaringan tubuh. Salah satu faktor utama yang dapat memicu anemia adalah pola makan yang buruk. Pola makan yang tidak seimbang dapat menyebabkan kekurangan nutrisi penting seperti zat besi, vitamin B12, dan asam folat, yang semuanya berperan penting dalam pembentukan sel darah merah.

Kaitan Pola Makan yang Buruk dengan Anemia

Konsumsi makanan yang tidak sehat dapat memengaruhi risiko anemia, terutama jenis anemia yang disebabkan oleh kekurangan zat besi (anemia defisiensi besi). Menurut penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health tahun 2021, pola makan dengan asupan tinggi makanan olahan, gorengan, minuman manis, dan rendah konsumsi sayuran serta buah-buahan dapat memicu peradangan dalam tubuh, yang dikenal sebagai anemia inflamasi.

Anemia inflamasi terjadi ketika peradangan kronis menghambat tubuh dalam menggunakan zat besi yang tersimpan untuk memproduksi sel darah merah yang sehat. Selain itu, pola makan yang buruk juga dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi dari makanan, memperparah risiko terjadinya anemia.

Pengaruh Jenis Makanan terhadap Penyerapan Zat Besi

Kandungan makanan yang Anda konsumsi memengaruhi seberapa baik tubuh menyerap zat besi. Terdapat dua jenis zat besi dalam makanan:

  1. Zat Besi Heme
    Ditemukan dalam sumber pangan hewani seperti daging merah, unggas, dan ikan, zat besi heme lebih mudah diserap oleh tubuh.
  2. Zat Besi Non-Heme
    Berasal dari sumber pangan nabati seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Penyerapan zat besi non-heme lebih rendah dibandingkan zat besi heme dan dipengaruhi oleh keberadaan bahan lain dalam makanan.

Beberapa makanan atau senyawa dapat meningkatkan penyerapan zat besi, seperti vitamin C yang terdapat dalam buah jeruk, stroberi, dan jambu biji. Namun, ada pula makanan yang dapat menghambat penyerapan zat besi, seperti:

  • Asam fitat pada nasi dan biji-bijian.
  • Kalsium dari susu dan produk olahannya.
  • Tanin pada teh dan kopi.

Misalnya, konsumsi telur yang berlebihan dapat menghambat penyerapan zat besi non-heme, sedangkan nasi tinggi asam fitat dapat mengikat zat besi sehingga sulit diserap tubuh.

BACA JUGA : Bahaya Daging Ayam Setengah Matang untuk Kesehatan yang Perlu Diketahui

Gejala dan Dampak Anemia

Anemia yang disebabkan oleh pola makan yang buruk dapat berkembang secara bertahap. Gejala umum yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Kelelahan kronis
  • Kulit pucat atau kekuningan
  • Pusing atau sakit kepala
  • Sesak napas
  • Detak jantung yang cepat

Jika tidak ditangani, anemia dapat berdampak serius pada kesehatan, termasuk gangguan konsentrasi, menurunnya kekebalan tubuh, dan pada kasus yang parah, gagal jantung.

Cara Mencegah Anemia dengan Pola Makan Sehat

Mencegah anemia melalui pola makan yang sehat melibatkan peningkatan konsumsi makanan kaya nutrisi dan menghindari makanan yang dapat menghambat penyerapan zat besi. Berikut langkah-langkah pencegahannya:

  1. Konsumsi Makanan Kaya Zat Besi
    • Sumber hewani: daging merah, hati ayam, ikan, dan kerang.
    • Sumber nabati: bayam, brokoli, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
  2. Tambahkan Vitamin C dalam Menu Harian
    Vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi non-heme. Konsumsilah buah-buahan seperti jeruk, lemon, kiwi, dan mangga.
  3. Hindari Penghambat Penyerapan Zat Besi
    Kurangi konsumsi teh, kopi, dan susu bersamaan dengan makanan yang kaya zat besi.
  4. Konsumsi Makanan yang Difortifikasi
    Pilih makanan seperti sereal atau tepung yang difortifikasi dengan zat besi, vitamin B12, dan asam folat.
  5. Minum Suplemen Zat Besi Bila Diperlukan
    Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan suplemen zat besi jika diperlukan, terutama bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus seperti wanita hamil.

Peran Pemerintah dalam Penanggulangan Anemia

Di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan program pencegahan anemia, seperti pemberian tablet tambah darah (TTD) pada remaja putri dan wanita usia subur. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi prevalensi anemia yang masih tinggi di masyarakat.

Selain itu, program fortifikasi makanan, edukasi gizi, dan kampanye pola makan sehat juga terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya nutrisi yang seimbang.

Kesimpulan

Pola makan yang buruk dapat menjadi penyebab utama anemia, terutama anemia yang disebabkan oleh kekurangan zat besi. Konsumsi makanan olahan dan rendah nutrisi tidak hanya menghambat penyerapan zat besi tetapi juga dapat memperparah kondisi peradangan yang memengaruhi produksi sel darah merah.

Mencegah anemia dapat dilakukan dengan pola makan sehat yang kaya akan zat besi, vitamin C, dan nutrisi penting lainnya. Dukungan program kesehatan dari pemerintah juga menjadi kunci untuk menekan angka anemia di Indonesia. Dengan menjaga pola makan yang seimbang, Anda dapat melindungi diri dari risiko anemia dan memastikan tubuh tetap sehat dan bertenaga.

Popular Post

NewsPolitik

Profil Ketua Komnas HAM Anis Hidayah: Aktivis Migran yang Kini Memimpin Lembaga Hak Asasi Tertinggi

beritahariini.news – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menetapkan susunan baru pimpinan dan subkomisi untuk periode 2022–2027. Keputusan ...

Viral

MUA Dea Lipa Akui Dirinya Pria Bernama Deni, Pihak Keluarga Sampaikan Permintaan Maaf

beritahariini.news – Polemik soal identitas asli MUA viral bernama Dea Lipa, atau yang dikenal publik sebagai Sister Hong Lombok, akhirnya ...

5 Fakta Kasus Bu Guru Salsa, Viral Gegara Ulah Pacar Online

Viral

5 Fakta Kasus Bu Guru Salsa, Viral Gegara Ulah Pacar Online

beritahariini.news – Kasus yang menimpa Salsa Anindya, guru honorer asal Jember, Jawa Timur, menjadi perbincangan publik setelah rekaman pribadinya tersebar ...

News

Heboh! Pondasi Tiang Listrik di Sambas Retak, Warga Temukan Isi Kelapa dan Serabut

beritahariini.news – Warga Desa Sarang Burung Usrat, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, digemparkan oleh temuan tak biasa pada pondasi ...

Gaya HidupLainnya

Cantiknya Olla Ramlan Saat Pamer Momen Liburan di Labuan Bajo

beritahariini.news – Artis dan presenter Olla Ramlan tengah menikmati momen liburan yang menenangkan di Labuan Bajo, salah satu destinasi wisata ...

Ekonomi

Proyek Batu Bara BUMN Dapat Pendanaan Rp 3,5 Triliun

beritahariini.news – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar milik negara yang tergabung dalam holding ...