5 Makanan Favorit yang Dikira Asli Indonesia Ternyata Warisan Belanda

Priscilla Austin

Warisan Belanda
https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2024/12/16/pengaruh-belanda-pada-makanan-indonesia-1.jpeg?w=700&q=90

beritahariini.news – Indonesia, sebagai negara yang pernah dijajah oleh Belanda selama lebih dari tiga abad, memiliki warisan budaya yang tak hanya berupa bangunan atau bahasa, tetapi juga kuliner. Tak banyak yang tahu, beberapa makanan yang kini dianggap asli Indonesia ternyata memiliki akar dari tradisi kuliner Belanda. Interaksi budaya antara penjajah dan pribumi menghasilkan perpaduan cita rasa unik yang bertahan hingga kini.

Berikut adalah lima hidangan populer Indonesia yang ternyata terinspirasi dari kuliner Belanda.


1. Semur: Evolusi Smoor dalam Balutan Makanan Nusantara

Semur adalah salah satu hidangan tradisional yang menjadi favorit di banyak rumah tangga Indonesia. Hidangan ini terbuat dari daging yang dimasak perlahan bersama kecap manis, bawang, dan rempah-rempah. Namun, tahukah Anda bahwa semur berasal dari hidangan Belanda yang disebut smoor?

Dalam bahasa Belanda, smoor berarti merebus, yang mengacu pada teknik memasak dengan cara merebus bahan dalam cairan. Awalnya, smoor dibuat dengan bumbu sederhana, tetapi setelah rempah-rempah Nusantara seperti kayu manis, pala, dan cengkeh ditambahkan, lahirlah semur yang kita kenal sekarang. Semur menjadi simbol bagaimana cita rasa lokal mampu menyerap pengaruh luar dan mengubahnya menjadi sesuatu yang khas Indonesia.


2. Sop Senerek: Snert Soup yang Berevolusi di Magelang

Di Magelang, Jawa Tengah, ada hidangan bernama sop senerek, sup hangat yang kaya akan kacang merah, wortel, daging, dan rempah-rempah. Hidangan ini ternyata berakar dari snert soup, sup kacang polong yang menjadi santapan khas masyarakat Belanda pada musim dingin.

Perubahan terjadi saat bahan-bahan lokal seperti kacang merah dan bayam mulai menggantikan kacang polong dalam resepnya. Tak hanya itu, kuahnya pun mengalami adaptasi dengan penambahan rempah yang lebih beragam untuk menyesuaikan lidah orang Jawa. Kini, sop senerek menjadi salah satu hidangan ikonik di Magelang, namun tetap menyimpan jejak sejarah kolonial yang kuat.


3. Perkedel: Frikadel yang Disulap dengan Kentang

Perkedel, gorengan berbahan dasar kentang yang lembut di dalam dan renyah di luar, sering menghiasi meja makan masyarakat Indonesia. Hidangan ini sebenarnya berasal dari frikadel, hidangan Belanda berbentuk bola daging cincang yang digoreng.

BACA JUGA : Makanan Pedas Bisa Picu Batu Ginjal? Fakta Ini Wajib Anda Ketahui!

Namun, di Indonesia, bahan utama daging dalam frikadel diganti dengan kentang karena harga daging yang cukup mahal. Penyesuaian ini menciptakan perkedel yang lebih terjangkau dan tetap nikmat. Kini, perkedel menjadi pelengkap berbagai hidangan Nusantara, dari soto hingga nasi tumpeng.


4. Selat Solo: Steak Belanda dengan Sentuhan Jawa

Meski dinamai selat Solo, hidangan ini sebenarnya adalah adaptasi dari biefstuk atau steak daging sapi khas Belanda. Di Solo, hidangan ini diolah dengan cara yang lebih sesuai dengan selera lokal. Daging sapi disajikan dengan kuah manis berbumbu, kentang rebus, dan aneka sayuran segar seperti wortel dan buncis.

Nama “selat” sendiri diyakini berasal dari kata “salad,” yang mengacu pada pelengkap sayur-sayuran dalam hidangan ini. Selat Solo adalah bukti nyata bagaimana masyarakat Jawa mampu mengolah hidangan barat menjadi masakan yang tetap ramah di lidah Nusantara.


5. Kroket: Dari Kroketten ke Ragout Indonesia

Kroket adalah camilan berbentuk lonjong yang terbuat dari ragout sayur atau daging yang dilapisi tepung panir dan digoreng hingga renyah. Hidangan ini berakar dari kroketten, camilan Belanda yang terbuat dari daging cincang.

Di Indonesia, kroket mengalami modifikasi signifikan. Daging cincang diganti dengan ragout yang dibuat dari campuran sayuran, susu, dan rempah lokal. Proses pelapisan dan penggorengannya tetap sama, tetapi cita rasanya telah sepenuhnya disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Kini, kroket sering menjadi bagian dari jajanan pasar atau pelengkap acara formal.


Jejak Budaya dalam Setiap Suapan Makanan

Kelima hidangan di atas bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga rekam jejak sejarah panjang interaksi budaya antara Belanda dan Indonesia. Dari smoor hingga frikadel, setiap masakan mencerminkan bagaimana masyarakat Indonesia mampu mengolah pengaruh asing menjadi sesuatu yang unik dan khas.

Warisan kuliner ini mengingatkan kita bahwa makanan tidak hanya soal rasa, tetapi juga cerita dan sejarah. Melalui semur, perkedel, dan selat Solo, generasi masa kini dapat terus menikmati cita rasa yang tidak hanya lezat tetapi juga kaya akan makna historis.

Popular Post

NewsPolitik

Profil Ketua Komnas HAM Anis Hidayah: Aktivis Migran yang Kini Memimpin Lembaga Hak Asasi Tertinggi

beritahariini.news – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menetapkan susunan baru pimpinan dan subkomisi untuk periode 2022–2027. Keputusan ...

Viral

MUA Dea Lipa Akui Dirinya Pria Bernama Deni, Pihak Keluarga Sampaikan Permintaan Maaf

beritahariini.news – Polemik soal identitas asli MUA viral bernama Dea Lipa, atau yang dikenal publik sebagai Sister Hong Lombok, akhirnya ...

5 Fakta Kasus Bu Guru Salsa, Viral Gegara Ulah Pacar Online

Viral

5 Fakta Kasus Bu Guru Salsa, Viral Gegara Ulah Pacar Online

beritahariini.news – Kasus yang menimpa Salsa Anindya, guru honorer asal Jember, Jawa Timur, menjadi perbincangan publik setelah rekaman pribadinya tersebar ...

News

Heboh! Pondasi Tiang Listrik di Sambas Retak, Warga Temukan Isi Kelapa dan Serabut

beritahariini.news – Warga Desa Sarang Burung Usrat, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, digemparkan oleh temuan tak biasa pada pondasi ...

Gaya HidupLainnya

Cantiknya Olla Ramlan Saat Pamer Momen Liburan di Labuan Bajo

beritahariini.news – Artis dan presenter Olla Ramlan tengah menikmati momen liburan yang menenangkan di Labuan Bajo, salah satu destinasi wisata ...

Ekonomi

Proyek Batu Bara BUMN Dapat Pendanaan Rp 3,5 Triliun

beritahariini.news – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar milik negara yang tergabung dalam holding ...