https://asset.kompas.com/crops/6AFs-bhZLYZCIRTQuO2NjK1FeK8=/0x135:819x681/1200x800/data/photo/2024/07/04/66863c5534828.jpg
beritahariini.news – Produksi gula nasional tahun ini diprediksi mencapai angka 2,7 juta ton, menjadikannya sebagai produksi tertinggi dalam 95 tahun terakhir. Proyeksi ini disampaikan oleh Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mohammad Abdul Gani, yang menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan tonggak penting dalam industri gula nasional.
Menurut Abdul Gani, pencapaian ini menjadi catatan sejarah karena produksi gula di Indonesia terakhir kali mencetak rekor tertinggi pada tahun 1930 dengan angka 2,58 juta ton.
“Tahun lalu produksi gula mencapai 2,4 juta ton, dengan konsumsi sebesar 2,8 juta ton. Tahun ini kami perkirakan pembuatan gula nasional dapat meningkat hingga 2,7 juta ton, hanya selisih 100.000 ton dari kebutuhan konsumsi nasional. Ini akan menjadi rekor tertinggi dalam 95 tahun terakhir,” ujar Abdul Gani dalam acara Mandiri Investment Forum di Jakarta, Selasa (11/2/2025).
Also Read
Ia menambahkan bahwa dengan peningkatan produksi ini, ketergantungan Indonesia pada impor gula dapat semakin ditekan. Meski belum mencapai swasembada, capaian ini menjadi langkah signifikan dalam memperkuat industri gula dalam negeri.
Untuk mencapai target produksi yang lebih tinggi, PTPN telah menerapkan sejumlah strategi, di antaranya:
Meskipun gula tahun ini diprediksi mengalami peningkatan signifikan, Indonesia masih harus mengimpor gula untuk memenuhi kebutuhan nasional. Dengan tingkat konsumsi sekitar 2,8 juta ton per tahun, defisit 100.000 ton masih harus ditutupi dari impor.
BACA JUGA : Puluhan Warga Sleman Keracunan Massal, Ini Dugaan Penyebab dan Cara Mencegahnya
Namun, menurut Abdul Gani, langkah-langkah yang telah diterapkan dalam peningkatan produksi dapat membawa Indonesia semakin dekat menuju swasembada gula.
“Dengan peningkatan produksi seperti ini, kami optimistis bahwa dalam beberapa tahun ke depan kita bisa lebih mandiri dalam pemenuhan kebutuhan gula nasional,” tambahnya.
Meskipun prospek produksi gula nasional tampak cerah, masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, antara lain:
Dengan pencapaian produksi gula tertinggi dalam hampir satu abad ini, diharapkan industri gula nasional dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian Indonesia. Langkah-langkah yang telah diterapkan oleh PTPN dan pemerintah diharapkan dapat mendorong peningkatan produksi yang berkelanjutan dan membawa Indonesia lebih dekat menuju swasembada gula.
“Kami akan terus mengembangkan inovasi dan teknologi agar gula semakin meningkat. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, petani, dan industri, kita optimistis bahwa Indonesia bisa menjadi negara yang mandiri dalam pemenuhan kebutuhan gulanya sendiri,” tutup Abdul Gani.
beritahariini.news - Pemerintah menyatakan bahwa tidak akan ada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi…
beritahariini.news - Kejaksaan Negeri Karo memaparkan secara terbuka modus dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan…
beritahariini.news - Setelah penantian panjang yang penuh liku, Paul Pogba akhirnya kembali mencatatkan namanya di…
beritahariini.news - Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat setelah seorang pejabat tinggi militer Iran…
beritahariini.news - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memasuki fase krusial. Presiden Amerika Serikat Donald…
beritahariini.news - Manajer tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan pujian luar biasa kepada Veda…