https://akcdn.detik.net.id/visual/2017/06/23/c5e29aca-fa1f-4f0a-a434-82db244fe046_169.jpg?w=650&q=90
beritahariini.news – Pemerintah resmi memberikan insentif pajak pertambahan nilai (PPN) untuk tiket pesawat kelas ekonomi domestik guna meringankan beban masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran. Insentif Diskon Pajak ini memungkinkan penumpang menikmati potongan pajak sebesar 6 persen dari total tarif pajak yang dikenakan pada tiket penerbangan dalam negeri.
Kebijakan ini mulai berlaku untuk pembelian tiket pada tanggal 1 Maret 2025 hingga 7 April 2025, dengan jadwal penerbangan antara 24 Maret 2025 hingga 7 April 2025. Periode ini mencakup masa mudik dan arus balik Idulfitri, yang biasanya mengalami lonjakan harga tiket akibat tingginya permintaan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa diskon ini akan mengurangi tarif pajak yang harus dibayar penumpang dari 11 persen menjadi hanya 5 persen, sementara sisanya akan ditanggung oleh pemerintah. “Insentif ini diberikan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan harga tiket yang lebih terjangkau selama periode mudik Lebaran,” ujarnya saat konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Sabtu (1/3/2025).
Also Read
Dengan adanya diskon pajak ini, harga tiket pesawat kelas ekonomi domestik diperkirakan mengalami penurunan sebesar 13 persen hingga 14 persen. Insentif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan pulang kampung serta mendukung sektor penerbangan nasional dalam menghadapi lonjakan penumpang selama musim mudik.
BACA JUGA : Kemenaker Siapkan Solusi Lapangan Kerja bagi Eks Karyawan Sritex yang Terkena PHK
Namun, Sri Mulyani menegaskan bahwa bagi penumpang yang telah membeli tiket sebelum 1 Maret 2025, kebijakan ini tidak berlaku. “Diskon pajak hanya berlaku untuk tiket yang dibeli setelah tanggal 1 Maret 2025, sehingga masyarakat yang belum membeli tiket masih bisa menikmati manfaat ini,” tambahnya.
Selain insentif pajak, pemerintah juga meluncurkan program mudik gratis bagi 100 ribu pemudik menggunakan berbagai moda transportasi, termasuk bus, kereta api, dan kapal laut. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk membantu masyarakat, terutama mereka yang berasal dari golongan ekonomi menengah ke bawah.
AHY juga menekankan kesiapan infrastruktur untuk mendukung kelancaran arus mudik, termasuk perbaikan jalan tol dan non-tol, serta penyediaan fasilitas pendukung lainnya. “Kami memastikan bahwa seluruh infrastruktur transportasi berada dalam kondisi optimal untuk mendukung kelancaran arus mudik. Posko keamanan, keselamatan, dan kesehatan juga telah disiapkan di berbagai titik rawan kecelakaan maupun bencana,” jelasnya.
Diskon pajak tiket pesawat ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengendalikan lonjakan harga tiket selama periode liburan panjang, terutama menjelang Idulfitri. Dengan kebijakan ini, diharapkan maskapai penerbangan tetap dapat menjaga keseimbangan antara profitabilitas dan keterjangkauan harga bagi masyarakat.
Selain itu, pemerintah juga berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk memastikan ketersediaan kursi selama puncak arus mudik dan arus balik. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan layanan transportasi yang memadai dan terjangkau, tanpa harus terbebani oleh kenaikan harga yang tidak wajar,” ujar AHY.
Diskon pajak tiket pesawat ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran. Dengan adanya potongan pajak sebesar 6 persen, harga tiket pesawat diprediksi turun hingga 14 persen, sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat luas. Selain itu, program mudik gratis dan kesiapan infrastruktur yang ditingkatkan semakin memperkuat komitmen pemerintah dalam mendukung kelancaran arus mudik tahun ini.
Bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan udara selama periode mudik Lebaran 2025, segera manfaatkan kesempatan ini dengan membeli tiket dalam rentang waktu yang telah ditetapkan agar dapat menikmati diskon pajak yang diberikan oleh pemerintah. Dengan demikian, perjalanan mudik menjadi lebih nyaman, hemat, dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.
beritahariini.news - Pemerintah menyatakan bahwa tidak akan ada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi…
beritahariini.news - Kejaksaan Negeri Karo memaparkan secara terbuka modus dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan…
beritahariini.news - Setelah penantian panjang yang penuh liku, Paul Pogba akhirnya kembali mencatatkan namanya di…
beritahariini.news - Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat setelah seorang pejabat tinggi militer Iran…
beritahariini.news - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memasuki fase krusial. Presiden Amerika Serikat Donald…
beritahariini.news - Manajer tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan pujian luar biasa kepada Veda…