beritahariini.news — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melaksanakan kunjungan kerja ke Pulau Kalimantan dengan mendarat di Bandara Udara Warukin, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (15/6) sore. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan strategis pemerintah pusat dalam mengamati langsung perkembangan wilayah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Setibanya di Bandara Warukin, Wapres disambut langsung oleh Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, bersama Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo dan Komandan Kodim 1008/Tabalong Letkol Inf Budi Galih Sanjaya. Penyambutan dilakukan secara resmi dan penuh kehormatan, dengan pengamanan ketat oleh unsur gabungan TNI, Polri, serta Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Usai pendaratan di Tabalong, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama rombongan melanjutkan perjalanan darat menuju Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Tujuan spesifik kunjungan tersebut adalah Dusun Muara Kate, Desa Muara Langon, yang berada di Kecamatan Muara Komam, wilayah yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Selatan.
Also Read
Kunjungan ke Muara Kate semula dijadwalkan berlangsung pada Kamis (12/6), namun karena penyesuaian agenda, pelaksanaan ditunda dan dilaksanakan pada Sabtu. Agenda ini menjadi penting karena mempertegas komitmen pemerintah pusat dalam membangun daerah-daerah yang secara geografis terpencil namun memiliki potensi strategis untuk dikembangkan, baik dari sisi ekonomi, infrastruktur, maupun sosial kemasyarakatan.
Wapres Gibran dijadwalkan untuk meninjau langsung kondisi pemukiman warga, fasilitas umum, serta berinteraksi dengan masyarakat lokal sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pemerataan pembangunan antarwilayah.
BACA JUGA : DPR Desak Evaluasi Menyeluruh atas Izin Usaha Pertambangan: Sorotan Serius pada Kasus Tambang di Raja Ampat
Kunjungan orang nomor dua di Indonesia ini juga menjadi sorotan bagi aparat daerah. Forkopimda Kabupaten Tabalong memastikan seluruh rangkaian kunjungan berjalan aman dan lancar. Koordinasi antara pemerintah daerah dan unsur keamanan berlangsung intens sejak beberapa hari sebelum kedatangan Wapres.
Sejumlah personel dari TNI, Polri, hingga Paspampres telah disiagakan sejak pagi hari di sekitar Bandara Warukin dan sepanjang jalur lintasan kendaraan dinas Wapres menuju perbatasan dengan Kalimantan Timur. Protokol keamanan dijalankan sesuai dengan standar pengamanan pejabat tinggi negara, mencerminkan keseriusan aparat dalam menjaga kelancaran kunjungan kenegaraan.
Setelah menjalankan tugas kenegaraan di Kabupaten Paser, Wakil Presiden dijadwalkan kembali ke Kabupaten Tabalong untuk mengunjungi Pasar Bauntung Tanjung, yang merupakan pusat kegiatan ekonomi rakyat dan pasar tradisional terbesar di wilayah tersebut.
Peninjauan ke pasar ini menjadi bagian dari misi Wapres dalam memastikan bahwa sektor perdagangan rakyat tetap menjadi perhatian utama pemerintah, khususnya dalam pemulihan ekonomi daerah pasca-pandemi dan percepatan pengendalian inflasi pangan di tingkat lokal.
Di Pasar Bauntung Tanjung, Wapres Gibran akan berdialog dengan pedagang, meninjau harga kebutuhan pokok, serta mengevaluasi ketersediaan barang menjelang semester kedua tahun anggaran berjalan. Kehadiran Wapres di pasar rakyat juga menggarisbawahi bahwa pembangunan ekonomi tidak hanya fokus pada sektor besar, tetapi juga menyentuh lapisan ekonomi mikro yang menyentuh kehidupan masyarakat sehari-hari.
Kunjungan Wapres ke Muara Kate dan Tabalong menjadi penanda bahwa pemerintah pusat menaruh perhatian besar terhadap pengembangan wilayah perbatasan antarprovinsi dan daerah-daerah yang selama ini kurang terekspos. Dusun Muara Kate, sebagai salah satu kawasan di tapal batas Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, dipilih sebagai titik kunjungan karena menjadi representasi dari kebutuhan pemerataan layanan publik.
Dengan infrastruktur jalan yang terbatas, akses pendidikan dan kesehatan yang masih membutuhkan penguatan, serta ketersediaan energi dan air bersih yang belum merata, wilayah ini menjadi target pembangunan strategis dalam kerangka Nawacita lanjutan yang saat ini digaungkan kembali oleh pemerintah era Wapres Gibran.
Pemerintah pusat juga tengah menggulirkan berbagai skema dukungan, mulai dari dana alokasi khusus (DAK) untuk infrastruktur perdesaan, penguatan konektivitas jalan kabupaten, hingga pengembangan sentra ekonomi berbasis komoditas lokal seperti karet, kelapa sawit, dan hasil hutan bukan kayu (HHBK).
BACA JUGA : Prabowo Naikkan Gaji Hakim hingga 280 Persen: Komitmen Negara Kuat Menuju Penegakan Hukum yang Bermartabat
Sejak dilantik menjadi Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka telah menegaskan bahwa membangun komunikasi langsung dengan masyarakat dan memperkuat koneksi dengan kepala daerah adalah bagian penting dari strateginya dalam membantu presiden mewujudkan visi Indonesia Maju.
Dengan hadir secara langsung ke daerah-daerah, Wapres ingin memastikan bahwa kebijakan pusat tidak hanya tersampaikan dalam bentuk regulasi, namun benar-benar hadir di lapangan. Hal ini juga mencerminkan semangat pemerintahan yang inklusif, responsif, dan partisipatif.
Dalam beberapa kesempatan, Wapres menyatakan bahwa pembangunan tidak boleh bersifat sentralistik dan berpusat di perkotaan saja. Melalui kunjungan ke daerah perbatasan dan pelosok seperti Muara Kate, Gibran ingin menunjukkan bahwa pembangunan nasional adalah milik semua, dan setiap daerah memiliki hak yang sama untuk maju.
Kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Paser merupakan refleksi dari upaya pemerintah dalam mewujudkan visi pembangunan yang merata, inklusif, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Dari Bandara Warukin hingga Dusun Muara Kate, dari jalan perbatasan hingga pasar rakyat, Wapres membawa pesan bahwa negara hadir dan berkomitmen membangun dari pinggiran. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama agar Indonesia terus tumbuh, tidak hanya di pusat kota, tetapi juga di sudut-sudut negeri yang selama ini kurang terdengar.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa Kalimantan, sebagai poros strategis masa depan Indonesia, terutama dengan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN), akan terus mendapatkan perhatian dan investasi pembangunan yang seimbang, menyeluruh, dan berkelanjutan.
beritahariini.news - Pemerintah menyatakan bahwa tidak akan ada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi…
beritahariini.news - Kejaksaan Negeri Karo memaparkan secara terbuka modus dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan…
beritahariini.news - Setelah penantian panjang yang penuh liku, Paul Pogba akhirnya kembali mencatatkan namanya di…
beritahariini.news - Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat setelah seorang pejabat tinggi militer Iran…
beritahariini.news - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memasuki fase krusial. Presiden Amerika Serikat Donald…
beritahariini.news - Manajer tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan pujian luar biasa kepada Veda…