https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2025/07/04/diogo-jota-1751588028445_169.jpeg
beritahariini.news – Dunia sepak bola kembali berduka setelah Diogo Jota, pemain andalan Liverpool FC dan tim nasional Portugal, meninggal dunia dalam kecelakaan tragis yang terjadi di jalan tol Cernadilla, Zamora, Spanyol pada dini hari 3 Juli 2025. Dalam insiden yang menewaskan Jota dan adiknya, Andre Silva, pihak kepolisian mengungkapkan bahwa kecepatan tinggi menjadi faktor utama pemicu kecelakaan fatal tersebut.
BACA JUGA: Nico Williams Resmi Perpanjang Kontrak Hingga 2035, Barcelona Gigit Jari
Dalam laporan awal Garda Sipil Spanyol, mobil Lamborghini yang dikendarai oleh Diogo Jota mengalami pecah ban saat mencoba menyalip kendaraan lain. Akibat insiden itu, kendaraan kehilangan kendali dan langsung terbakar sesaat setelah terguling.
Also Read
Kecelakaan itu terjadi begitu cepat hingga petugas medis tidak sempat menyelamatkan Jota dan Andre Silva. Keduanya dinyatakan meninggal di lokasi kejadian karena luka bakar parah dan benturan hebat.
Dalam penyelidikan awal, Garda Sipil mengonfirmasi bahwa Diogo Jota sendiri yang mengemudikan mobil saat insiden terjadi. Temuan ini berdasarkan hasil awal pemeriksaan teknis dan forensik yang dilakukan oleh unit lalu lintas dari cabang Garda Sipil Zamora.
“Semua pengujian yang dilakukan sejauh ini menunjukkan bahwa pengemudi kendaraan saat kecelakaan adalah Diogo Jota,” ujar juru bicara Garda Sipil, seperti dikutip dari AFP.
BACA JUGA: Mbappe Tampil Perdana di Piala Dunia Antarklub 2025, Real Madrid Tumbangkan Juventus 1-0
Pihak kepolisian menyebutkan bahwa mobil melaju dalam kecepatan tinggi yang melebihi batas maksimal yang diizinkan di ruas tol tersebut. Penyelidik menemukan jejak ban dan bekas pengereman yang menunjukkan tanda-tanda kehilangan kontrol akibat kecepatan berlebih.
“Semua bukti awal mengarah pada adanya kecepatan sangat tinggi, jauh di atas batas kecepatan yang diperbolehkan di ruas jalan tol itu,” lanjut pernyataan Garda Sipil.
Laporan akhir dari tim investigasi lalu lintas masih dalam proses finalisasi, dan akan segera diserahkan ke pengadilan di Puebla de Sanabria untuk proses hukum lanjutan dan dokumentasi resmi.
Jenazah Diogo Jota dan adiknya telah dimakamkan di Gondomar, dekat Porto, Portugal, pada Sabtu, 5 Juli 2025. Pemakaman berlangsung dengan suasana duka mendalam yang dihadiri keluarga, kerabat dekat, rekan timnas Portugal, serta perwakilan dari Liverpool FC.
Jota meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak, serta warisan besar di dunia sepak bola sebagai pemain penuh semangat yang konsisten memberi kontribusi besar di lapangan hijau.
Kabar meninggalnya Diogo Jota mengguncang komunitas sepak bola global. Liverpool FC, rekan satu tim, serta klub-klub besar Eropa lainnya memberikan penghormatan terakhir kepada pemain asal Portugal itu melalui media sosial, stadion, dan sesi mengheningkan cipta.
Pemain-pemain seperti Mohamed Salah, Bruno Fernandes, dan Cristiano Ronaldo turut mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam. Banyak penggemar juga berkumpul di luar Anfield dan pusat pelatihan Liverpool sebagai bentuk solidaritas.
Kematian tragis Diogo Jota menjadi pengingat pahit bahwa kecepatan berlebihan di jalan raya dapat berakibat fatal, bahkan bagi mereka yang dikenal tangguh di arena olahraga. Insiden ini bukan hanya menyisakan duka bagi keluarga dan penggemar, tetapi juga menjadi pelajaran penting mengenai keselamatan berkendara.
Sambil menanti laporan resmi lengkap dari otoritas Spanyol, publik dan dunia sepak bola terus mengenang Jota sebagai atlet berdedikasi tinggi yang meninggalkan jejak kuat dalam karier profesional dan kehidupan pribadinya.
beritahariini.news - Pemerintah menyatakan bahwa tidak akan ada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi…
beritahariini.news - Kejaksaan Negeri Karo memaparkan secara terbuka modus dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan…
beritahariini.news - Setelah penantian panjang yang penuh liku, Paul Pogba akhirnya kembali mencatatkan namanya di…
beritahariini.news - Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat setelah seorang pejabat tinggi militer Iran…
beritahariini.news - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memasuki fase krusial. Presiden Amerika Serikat Donald…
beritahariini.news - Manajer tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan pujian luar biasa kepada Veda…