https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2025/02/1000715714_11zon.jpg
beritahariini.news – Harga bahan pokok kembali mengalami lonjakan signifikan di sejumlah pasar tradisional menjelang bulan suci Ramadan. Kenaikan harga ini terutama terjadi pada komoditas cabai dan bawang merah, yang menjadi bahan utama dalam berbagai hidangan masyarakat Indonesia.
Di Pasar Tradisional Kebonagung, Kota Pasuruan, harga cabai dan bawang merah meroket dalam sepekan terakhir. Para pedagang menyebutkan bahwa penyebab utama dari lonjakan harga ini adalah stok yang semakin menipis akibat cuaca ekstrem dan meningkatnya permintaan menjelang Ramadan.
Cabai rawit merah, yang sebelumnya dijual seharga Rp 70 ribu per kilogram, kini telah naik menjadi Rp 90 ribu per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar mengalami kenaikan dari Rp 45 ribu menjadi Rp 55 ribu per kilogram. Tidak hanya cabai, bawang merah juga mengalami lonjakan harga yang cukup drastis, dari Rp 32 ribu menjadi Rp 45 ribu per kilogram.
Also Read
Menurut salah satu pedagang, Suprihatin, dirinya hanya menjual stok yang tersedia dari pengepul karena pasokan sangat terbatas. “Stoknya benar-benar sedikit, dan harga dari pemasok sudah naik. Jadi kami terpaksa menjual lebih mahal agar tidak merugi,” ujarnya.
Pedagang lainnya, Mak Ja, juga merasakan dampak dari kelangkaan stok cabai. “Hari ini saya bahkan tidak bisa menjual cabai rawit merah karena tidak ada pasokan. Saya hanya berjualan sayur dan bumbu dapur lain untuk sementara waktu. Banyak pelanggan yang kecewa dan menanyakan kapan cabai kembali tersedia,” keluhnya.
Beberapa faktor yang menyebabkan lonjakan harga bahan pokok ini antara lain:
Lonjakan harga bahan pokok ini tentu memberikan dampak besar bagi masyarakat, terutama bagi para ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner. Banyak pedagang makanan kecil yang terpaksa menaikkan harga jual produk mereka atau mengurangi porsi agar tetap bisa mendapatkan keuntungan.
BACA JUGA : Dukung Ekonomi Sirkular, Daur Ulang Baterai Kendaraan Listrik Jadi Kebutuhan Mendesak
Salah satu pemilik warung makan, Sri Wahyuni, mengatakan bahwa dirinya harus menyesuaikan harga menu di warungnya akibat kenaikan harga bahan baku. “Kalau harga cabai segini mahalnya, saya harus kurangi jumlah cabai dalam masakan atau menaikkan harga makanan. Kalau tidak, saya bisa rugi besar,” ungkapnya.
Sementara itu, bagi masyarakat umum, kenaikan harga ini tentu menambah beban pengeluaran bulanan. Banyak keluarga yang mulai beralih menggunakan alternatif lain, seperti menggunakan cabai bubuk atau mengurangi konsumsi makanan pedas untuk menghemat pengeluaran.
Menanggapi lonjakan harga ini, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian telah mengambil beberapa langkah strategis untuk menstabilkan harga bahan pokok, antara lain:
Meskipun harga bahan pokok masih mengalami kenaikan signifikan, masyarakat berharap agar kondisi ini tidak berlangsung lama. Dengan berbagai langkah yang telah diambil oleh pemerintah dan pihak terkait, diharapkan pasokan bahan pokok dapat segera kembali normal sehingga harga bisa stabil menjelang Ramadan.
Para pedagang dan konsumen juga berharap agar cuaca segera membaik, sehingga petani bisa kembali panen dengan hasil yang lebih melimpah. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa harus terbebani oleh lonjakan harga yang berlebihan.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk bijak dalam berbelanja, membeli bahan pokok sesuai kebutuhan, serta mencari alternatif bahan makanan lain yang lebih terjangkau untuk sementara waktu.
Dengan adanya kerja sama antara pemerintah, petani, pedagang, dan masyarakat, diharapkan kenaikan harga bahan pokok bisa segera teratasi, sehingga Ramadan tahun ini tetap berjalan dengan lancar dan penuh berkah bagi semua.
beritahariini.news - Pemerintah menyatakan bahwa tidak akan ada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi…
beritahariini.news - Kejaksaan Negeri Karo memaparkan secara terbuka modus dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan…
beritahariini.news - Setelah penantian panjang yang penuh liku, Paul Pogba akhirnya kembali mencatatkan namanya di…
beritahariini.news - Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat setelah seorang pejabat tinggi militer Iran…
beritahariini.news - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memasuki fase krusial. Presiden Amerika Serikat Donald…
beritahariini.news - Manajer tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan pujian luar biasa kepada Veda…