Cokelat Hitam hingga Kurma: Asupan Bernutrisi untuk Menjaga Kesehatan Pascamenopause
beritahariini.news – Masa pascamenopause menjadi salah satu fase penting dalam kehidupan seorang perempuan. Pada tahap ini, tubuh mengalami perubahan hormonal yang signifikan, sehingga risiko berbagai gangguan kesehatan meningkat, mulai dari osteoporosis, anemia, gangguan tidur, hingga ketidakseimbangan hormon. Untuk itu, pemilihan asupan nutrisi yang tepat menjadi kunci menjaga kualitas hidup di masa ini.
Menurut Deepsikha Jain, MSc, ahli gizi dari Nutrisi Kesehatan Masyarakat Global dan Pendidik Diabetes Nasional di Inggris Raya, terdapat sejumlah makanan yang sangat bermanfaat bagi wanita pascamenopause. Dalam siaran Hindustan Times, ia menyebutkan lima makanan bernutrisi tinggi yang dapat membantu menjaga kesehatan, yaitu biji rami, cokelat hitam, ragi, bit, dan kurma.
Makanan tersebut mengandung beragam vitamin, mineral, antioksidan, dan senyawa bioaktif yang dapat membantu meredakan gejala menopause, menjaga keseimbangan hormon, memperkuat tulang, serta mencegah anemia.
Also Read
Pascamenopause ditandai dengan berhentinya menstruasi secara permanen, biasanya pada usia 45–55 tahun. Pada fase ini, kadar hormon estrogen dalam tubuh menurun drastis, yang memicu sejumlah komplikasi kesehatan, di antaranya:
Pengeroposan tulang (osteoporosis) akibat menurunnya kepadatan tulang.
Anemia, karena kebutuhan zat besi meningkat seiring berkurangnya efisiensi penyerapan nutrisi.
Ketidakseimbangan hormon, yang berdampak pada suasana hati, metabolisme, hingga kesehatan kulit.
Gangguan tidur akibat perubahan hormonal dan psikologis.
Dengan tantangan tersebut, peran nutrisi menjadi sangat vital. Konsumsi makanan kaya mineral, vitamin, serta antioksidan dapat menjadi pelindung alami yang membantu tubuh tetap sehat dan bugar.
BACA JUGA : Ribuan Orang Antre Beli Donat Viral Pinkan Mambo
Biji rami atau flaxseed dikenal sebagai salah satu sumber alami fitoestrogen. Senyawa ini bekerja menyerupai estrogen dalam tubuh, sehingga dapat membantu menyeimbangkan hormon wanita yang berkurang setelah menopause.
Selain itu, biji rami kaya akan asam lemak omega-3, serat, dan lignan. Kandungan ini mendukung kesehatan jantung, menjaga kadar kolesterol, serta membantu pencernaan tetap lancar. Menambahkan biji rami ke dalam menu harian, misalnya sebagai campuran smoothie, oatmeal, atau salad, bisa menjadi pilihan sehat untuk wanita pascamenopause.
Salah satu risiko utama pascamenopause adalah osteoporosis. Penurunan kadar estrogen membuat tulang lebih rentan mengalami pengeroposan. Dalam hal ini, ragi dapat menjadi solusi alami karena mengandung kalsium tinggi yang berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang.
Sebuah studi dalam World Journal of Pharmaceutical Research menyebutkan bahwa konsumsi ragi membantu mencegah kerusakan tulang dan meningkatkan kesehatan persendian. Menambahkan ragi ke dalam pola makan harian, baik melalui roti, sup, maupun minuman fermentasi, dapat mendukung tulang tetap sehat dan kuat.
Cokelat hitam tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menyimpan banyak manfaat kesehatan. Kandungan flavonoid di dalamnya berfungsi sebagai antioksidan kuat yang membantu meningkatkan sirkulasi darah ke otak, sehingga mendukung kesehatan kognitif dan daya ingat.
Selain itu, cokelat hitam mengandung senyawa alami yang merangsang pelepasan endorfin, atau dikenal sebagai hormon kebahagiaan. Hal ini bermanfaat untuk memperbaiki suasana hati yang sering terganggu pada wanita pascamenopause.
Ahli gizi Deepsikha Jain juga menekankan bahwa cokelat hitam kaya akan magnesium, mineral penting yang dapat membantu relaksasi tubuh serta meningkatkan kualitas tidur. Konsumsi cokelat hitam dalam jumlah wajar, sekitar 1–2 potong kecil per hari, sudah cukup untuk memperoleh manfaatnya.
BACA JUGA : Koki Lituania Raih Gelar Juara Dunia Kompetisi Sushi 2025 di Jepang
Anemia menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering dialami wanita pascamenopause akibat menurunnya kadar zat besi. Untuk mencegahnya, konsumsi bit dan kurma sangat dianjurkan.
Bit mengandung zat besi, asam folat, dan nitrat alami yang dapat meningkatkan produksi sel darah merah serta melancarkan aliran darah. Selain itu, warna merah pekatnya menandakan kandungan antioksidan betalain yang membantu melawan radikal bebas.
Kurma kaya akan zat besi, kalium, serat, serta gula alami yang mudah dicerna. Buah ini efektif meningkatkan energi, memperbaiki kadar hemoglobin, dan menjaga kesehatan pencernaan.
Kombinasi bit dan kurma sangat baik dikonsumsi secara rutin, baik sebagai jus, salad, atau camilan sehat.
Kombinasi lima makanan utama—biji rami, ragi, cokelat hitam, bit, dan kurma—memberikan manfaat komprehensif bagi kesehatan wanita pascamenopause. Berikut ringkasannya:
Menyeimbangkan hormon melalui fitoestrogen dalam biji rami.
Memperkuat tulang dengan kalsium dari ragi.
Meningkatkan suasana hati dan kualitas tidur berkat magnesium dan antioksidan dalam cokelat hitam.
Mencegah anemia dengan asupan zat besi dari bit dan kurma.
Mendukung sistem kekebalan tubuh melalui kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan yang melimpah.
BACA JUGA : Berapa Lama Merebus Telur Agar Salmonella Mati? Hati-Hati dengan Telur Setengah Matang
Selain mengonsumsi makanan bergizi di atas, ada beberapa strategi pola makan yang bisa membantu menjaga kesehatan wanita pascamenopause:
Perbanyak protein sehat: Daging tanpa lemak, ikan, kacang-kacangan, dan tahu/tempe untuk menjaga massa otot.
Batasi gula dan garam berlebih: Mengurangi risiko hipertensi dan diabetes.
Konsumsi produk susu rendah lemak: Sumber kalsium tambahan untuk tulang.
Perbanyak serat: Sayur, buah, dan biji-bijian utuh untuk menjaga pencernaan.
Hindari lemak trans: Ganti dengan lemak sehat seperti minyak zaitun, alpukat, dan kacang.
Nutrisi memang menjadi fondasi penting, namun gaya hidup sehat juga tidak kalah vital. Wanita pascamenopause sebaiknya:
Rutin berolahraga ringan hingga sedang, seperti jalan kaki, yoga, atau berenang untuk menjaga kesehatan tulang dan jantung.
Mengelola stres dengan meditasi, hobi, atau aktivitas sosial positif.
Tidur cukup minimal 7 jam setiap malam untuk mendukung regenerasi tubuh.
Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan seperti tes kepadatan tulang dan kadar kolesterol.
Dengan kombinasi nutrisi tepat dan gaya hidup sehat, kualitas hidup di masa pascamenopause dapat terjaga optimal.
Masa pascamenopause membawa tantangan kesehatan yang tidak ringan bagi wanita. Risiko osteoporosis, anemia, hingga gangguan tidur menjadi ancaman nyata akibat perubahan hormonal. Namun, dengan asupan nutrisi yang tepat, risiko tersebut dapat dikelola.
Konsumsi biji rami, ragi, cokelat hitam, bit, dan kurma terbukti memberikan manfaat penting mulai dari menyeimbangkan hormon, menjaga kesehatan tulang, memperbaiki suasana hati, hingga mencegah anemia. Ditambah pola makan seimbang serta gaya hidup sehat, perempuan pascamenopause tetap dapat menjalani kehidupan yang produktif, aktif, dan berkualitas.
beritahariini.news - Pemerintah menyatakan bahwa tidak akan ada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi…
beritahariini.news - Kejaksaan Negeri Karo memaparkan secara terbuka modus dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan…
beritahariini.news - Setelah penantian panjang yang penuh liku, Paul Pogba akhirnya kembali mencatatkan namanya di…
beritahariini.news - Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat setelah seorang pejabat tinggi militer Iran…
beritahariini.news - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memasuki fase krusial. Presiden Amerika Serikat Donald…
beritahariini.news - Manajer tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan pujian luar biasa kepada Veda…